Home indonesia Rumah Adat Bali : Nama, Filosofi, Unsur, Beserta Gambar dan Penjelasan

Rumah Adat Bali : Nama, Filosofi, Unsur, Beserta Gambar dan Penjelasan

27
0

Rumah Adat Bali – Bali ialah provinsi di Indonesia yang populer sampai mancanegara. Bahkan, banyak orang absurd yang mengenal Bali, tetapi justru tidak tahu kalau Bali ada di Indonesia. Nah, jadi sanggup dikatakan kalau Bali lebih populer dari negaranya sendiri.

Semua ini berkat keindahan alamnya yang menakjubkan. Pun, budaya dan moral istiadat yang tidak lekang oleh zaman. Faktor lain yang menciptakan kota ini semakin epic ialah rumah moral Bali yang masih terjaga dengan baik. Masyarakat Bali masih melestarikan budaya yang diwariskan oleh para leluhur.

Begitu juga dengan rumah-rumah yang ditempati dan masih memakai rumah tradisional. Meski banyak wisatawan yang silih berganti tiba ke Pulau Dewata ini, tak menggoyahkan masyarakat untuk menjaga nilai luhur rumah adatnya.

Rumah moral Bali sama mirip rumah moral lain di Indonesia, yaitu mempunyai nilai filosofi yang tinggi. Selain itu, terdapat ajaran khusus dalam mendesainnya mirip memakai kosala kosali. Secara filosofis, asta kosala kosali ini sanggup diartikan sebagai terbangunnya kedinamisan dan keselarasan hidup.

Arsitektur rumah moral Bali mempunyai struktur bangunan, ornamen dan fungsi yang sudah diwariskan secara turun temurun. Menurut warga Bali hunian mereka tercantum dalam kitab suci Weda dan di ibaratkan sebagai miniatur alam semesta. Ada dua kepingan dalam rumah moral Bali mencakup Gapura Candi Bentar dan rumah sebagai hunian.

Gapura Candi Bentar ini merupakan rumah adatnya. Terdapat hukum khusus mengenai pembangunan rumah moral tradisional Bali mirip arah, letak bangunan, dimensi pekarangan, struktur bangunan, serta konstruksi yang harus dibentuk sesuai dengan ketentuan agama.

Ciri khas yang paling utama dari rumah moral Bali ada pada bangunan Gapura Candi Bentar. Pernahkah Anda melihat secara pribadi atau melalui televisi ada dua gapura yang merupakan bangunan candi sejajar di rumah-rumah Bali? Itulah yang disebut dengan Gapura Candi Bentar. Gapura ini merupakan daerah masuk ke area halaman rumah.

Di kepingan depan, sesudah masuk melalui gapura ini, biasanya terdapat Pura (tempat ibadah umat Hindu). Pada gapura ini, terdapat juga anak tangga serta pagar besi yang saling terhubung. Letak Pura sendiri akan terpisah dengan bangunan yang lain. Setiap rumah moral Bali mempunyai Gapura Candi Bentar pada kepingan depannya.

Daftar Isi

Unsur Penting dalam Desain Rumah Adat Bali

Bali ialah provinsi di Indonesia yang populer sampai mancanegara Rumah Adat Bali : Nama, Filosofi, Unsur, Beserta Gambar dan Penjelasan
rumahulin.com

Beberapa unsur penting perlu diperhatikan dalam membangun rumah moral Bali, yaitu:

Patokan dalam Pembagian Ruang

Seperti yang telah dibahas pada awal artikel, sejarah menuturkan bahwa hukum penempatan lahan diatur dalam Kitab Weda (Asta Kosala Kosali). Rumah Bali sebagai miniatur alam semesta atau Bhuana Agung sebagai daerah beraktivitas bagi insan atau Bhuana Alit.

Pembangunan rumah moral Bali juga mempunyai panduan sudut, yaitu sudut utara dan timur yang dianggap lebih suci ketimbang sudut lainnya yaitu barat dan selatan.

Aturan Bangunan Rumah dan Gapura Candi Bentar

Selain Gapura Candi Bentar ada rumah moral yang bentuknya segi empat. Di dalamnya ada beberapa bangunan yang mempunyai fungsi berbeda. bangunan-bangunan ini dikelilingi oleh adanya tembok besar yang sanggup memisahkan lingkungan luar dan dalam rumah.

Macam-Macam Bangunan Rumah Adat Bali

Beberapa bangunan rumah moral Bali akan dijelaskan lebih rinci pada ulasan di bawah ini:

  • Angkul-Angkul

Bali ialah provinsi di Indonesia yang populer sampai mancanegara Rumah Adat Bali : Nama, Filosofi, Unsur, Beserta Gambar dan Penjelasan
rumah moral bali

Bagian dari rumah moral Bali ini merupakan pintu masuk utama sebelum rumah. Sebenarnya, bentuknya hampir sama saja dengan Gapura Candi Bentar. Akan tetapi, fungsi dari Angkul-Angkul lebih condong ke pintu masuk. Sebagai pembeda Angkul-Angkul dengan Gapura Candi Bentar ialah pada atap yang menghubungkan kedua bangunan letaknya sejajar.

  • Aling-Aling

Bali ialah provinsi di Indonesia yang populer sampai mancanegara Rumah Adat Bali : Nama, Filosofi, Unsur, Beserta Gambar dan Penjelasan
thegorbalsla.com

Sesuai dengan namanya, Aling-Aling merupakan pembatas antara Angkul-Angkul dengan halaman yang menjadi daerah suci. Bangunan dalam rumah moral Bali ini diyakini sanggup memberi aura positif.

Dinding pembatas disebut dengan penyengker. Di dalamnya ada ruangan yang sanggup dipakai untuk beraktivitas bagi penghuninya. Beberapa orang juga memakai patung sebagai pembatas atau penyengker.

  • Pura Keluarga

Bali ialah provinsi di Indonesia yang populer sampai mancanegara Rumah Adat Bali : Nama, Filosofi, Unsur, Beserta Gambar dan Penjelasan
www.arsitag.com

Seperti Pura pada umumnya, Pura Keluarga juga berfungsi untuk beribadah dan berdoa. Setiap rumah di Bali mempunyai bangunan ini. Pura Keluarga juga disebut dengan bangunan Pamerajan atau Sanggah. Peletakannya ada di sudut timur bahari dari rumah hunian.

Struktur Ruangan Rumah Dan Fungsinya

  • Rumah Adat Bale Manten

Bali ialah provinsi di Indonesia yang populer sampai mancanegara Rumah Adat Bali : Nama, Filosofi, Unsur, Beserta Gambar dan Penjelasan
satujam.com

Ruangan yang ada di rumah moral ini diperuntukkan bagi kepala keluarga ataupun anak gadis. Peletakannya di sebelah utara, bentuknya persegi panjang, serta terdapat bale-bale di kepingan kanan dan kirinya.

Rumah Adat Bale Manten ini juga menjadi bentuk perhatian untuk anak gadis yang ada di keluarga Bali.

  • Bale Dauh

Bali ialah provinsi di Indonesia yang populer sampai mancanegara Rumah Adat Bali : Nama, Filosofi, Unsur, Beserta Gambar dan Penjelasan
rumah moral bali

Masyarakat Bali mempunyai daerah khusus mendapatkan tamu yang disebut dengan Bale Dauh. Selain itu, ruangan dalam rumah moral Bali ini juga sanggup difungsikan sebagai daerah tidur bagi anak cukup umur laki-laki. Tak beda dengan Bale Manten, bentuk Bale Dauh juga persegi panjang. Namun, Bale Dauh letaknya ada di kepingan dalam ruangan.

Peletakannya ada di sisi barat, posisi lantainya harus lebih rendah ketimbang Bale Manten. Ciri khas lainnya ialah adanya tiang penyangga di ruangan ini. Akan tetapi, jumlahnya berbeda antara rumah yang satu dengan lainnya.

  • Bale Sekapat

Bali ialah provinsi di Indonesia yang populer sampai mancanegara Rumah Adat Bali : Nama, Filosofi, Unsur, Beserta Gambar dan Penjelasan
kangapip.com

Bale Sekapat lebih cocok bila dianalogikan dengan gazebo yang mempunyai empat tiang. Tempat ini seringnya difungsikan untuk daerah bersantai bagi anggota keluarga. Dengan adanya Bale Sekapat, keluarga Bali akan menjadi lebih bersahabat satu sama lain sehingga terjalin kekerabatan yang harmonis.

  • Bale Gede

 

Bali ialah provinsi di Indonesia yang populer sampai mancanegara Rumah Adat Bali : Nama, Filosofi, Unsur, Beserta Gambar dan Penjelasan
rumah moral bali

Sama dengan Bale Manten dan Bale Dauh, bentuk dari Bale Gede ialah persegi dengan tiang yang berjumlah 12. Ruangan ini berfungsi untuk melaksanakan upacara adat. Sehingga, posisinya harus lebih tinggi daripada Bale Manten.

Rumah moral ini mempunyai ukuran yang lebih besar ketimbang bangunan lainnya. selain untuk melaksanakan ritual adat, Bale Gede juga sering dijadikan daerah berkumpul dan menyajikan makanan khas Bali serta aben aneka sesaji.

  • Jineng atau Klumpu

Bali ialah provinsi di Indonesia yang populer sampai mancanegara Rumah Adat Bali : Nama, Filosofi, Unsur, Beserta Gambar dan Penjelasan
rumah moral bali

Rumah moral Bali yang satu ini mempunyai ukuran sedang sedangkan seluruh materialnya terbuat dari kayu. Ciri khas dari Jineng ialah posisinya yang dibentuk lebih tinggi serta dirancang layaknya goa dengan atap yang terbuat dari jerami kering.

Namun, sekarang sudah sangat jarang ditemui bangunan Jineng yang dibentuk dengan materi tradisional tersebut. ketika ini, Jineng kerap ditemui dengan material berupa pasir, kerikil bata, semen, dan sebagainya. Atapnya pun sudah memakai genteng yang disusun sedemikian rupa.

Bangunan ini dipakai oleh masyarakat untuk menyimpan gabah yang telah dijemur. Hal ini dilakukan guna menghindarkan gabah dari serangan burung dan terhindar dari jamur lantaran penyimpanan di daerah yang lembab. Bagian bawah Jineng dipakai untuk menyimpan gabah yang belum dijemur.

  • Pawaregen

Bali ialah provinsi di Indonesia yang populer sampai mancanegara Rumah Adat Bali : Nama, Filosofi, Unsur, Beserta Gambar dan Penjelasan
balubu.com

Pawaregen merupakan istilah untuk menyebut dapur pada rumah moral Bali. Bangunan ini berukuran sedang. Letaknya di sebelah barat bahari atau selatan dari rumah utama.

Terdapat dua area pada ruangan ini yaitu area memasak serta area penyimpanan alat-alat dapur. Cara memasaknya pun masih tradisional yaitu memakai kayu bakar.

  • Lumbung

Bali ialah provinsi di Indonesia yang populer sampai mancanegara Rumah Adat Bali : Nama, Filosofi, Unsur, Beserta Gambar dan Penjelasan
www.bebeja.com

Lumbung merupakan daerah yang khusus untuk menyimpan makanan pokok. Seperti, jagung, padi, dan sebagainya.

Material Pembangunan Rumah Adat Bali

Bali ialah provinsi di Indonesia yang populer sampai mancanegara Rumah Adat Bali : Nama, Filosofi, Unsur, Beserta Gambar dan Penjelasan
balubu.com

Sesuai dengan adanya sistem kasta pada agama Hindu, pembangunan rumah moral Bali tidak sanggup disamaratakan. Selain lantaran kasta, juga disebabkan lantaran faktor ekonomi setiap keluarga.

Nah, bagi masyarakat biasa, membangun rumah moral hanya perlu memakai peci (terbuat dari tanah liat). Sedangkan aristokrat memakai tumpukan bata untuk dijadikan sebagai pondasi dasar rumah. Bagian atap biasa memakai genting.

Filosofi Rumah Adat Bali

Bali ialah provinsi di Indonesia yang populer sampai mancanegara Rumah Adat Bali : Nama, Filosofi, Unsur, Beserta Gambar dan Penjelasan
rumah moral bali

Menurut filosofi masyarakat Bali, kedinamisan di dalam hidup akan tercapai bila adanya kekerabatan yang serasi antara aspek palemahan, pawongan, serta parahyangan. Maka dari itu, pembangunan rumah moral harus mencakup aspek tersebut yang dikenal dengan istilah “Tri Hita Karana”. Pawongan ialah penghuni rumah, palemahan artinya harus ada kekerabatan yang baik antara penghuni dan lingkungannya.

Umumnya, arsitektur tradisional Bali penuh dengan hiasan mirip ukiran, peralatan dan juga dukungan warna. ragam hias ini mengandung arti tertentu untuk mengungkapkan keindahan simbol-simbol serta penyampaian komunikasi. Ragam hias ini sanggup berupa banyak sekali jenis fauna yang ditampilkan dalam bentuk patung sebagai simbol-simbol dalam ritual.

Jika Anda berjalan-jalan di perumahan Bali, maka jangan heran kalau di persimpangan jalan ada sesajen di atas wadah berupa janur serta kembang dan dupa yang menyala. Pura pun bertebaran di banyak sekali tempat. Bahkan, Anda akan melihat Pura di perkantoran dan pertokoan.

Rumah moral yang dibangun memakai hukum Asta Kosala Kosali ini sanggup diibaratkan dengan Feng Shui dalam budaya Cina. Untuk membangun rumah adat, orang Bali akan mementingkan arah ke mana menghadap. Sebab, arah mempunyai arti penting dalam iktikad dan kehidupan suku Bali.

Hal yang dianggap keramat atau suci ialah dengan meletakkan rumah pada arah gunung. Sebab, gunung ialah benda yang sangat keramat. Arah ini disebut dengan istilah Kaja. Hal yang sebaliknya yaitu hal yang tidak dianggap suci akan diletakkan pada arah bahari atau disebut dengan Kelod.

Jadi, Pura desa yang dianggap suci akan menghadap ke arah gunung (Kaja), sedangkan Pura Dalem ataupun kuil yang bekerjasama dengan ajal akan diarahkan ke bahari (Kelod). Dalam hal penyusunan rumah, orang Bali tidak sanggup melepaskan diri dari kehidupan agama dan adatnya.

Ragam Ukiran dan Hiasan Rumah Adat Bali

Bali ialah provinsi di Indonesia yang populer sampai mancanegara Rumah Adat Bali : Nama, Filosofi, Unsur, Beserta Gambar dan Penjelasan
www.arsitag.com

Arsitektur rumah Bali memang penuh dengan hiasan. Ukiran dan pahatan mengambil kehidupan di bumi berupa manusia, tumbuhan, dan juga binatang. Ragam gesekan atau hiasan yang ditempatkan pada sisi-sisi bangunan meliputi:

  • Keketusan yaitu motif flora dengan lengkungan-lengkungan bunga besar dan daun lebar. Keketusan biasanya ditempatkan pada bidang yang luas. Jenisnya ada majemuk termasuk keketusan wangsa, bunga tuwung, bun-bun dan sebagainya.
  • Kekarangan yaitu pahatan dengan motif karangan mirip flora lebat dengan daun terurai ke bawah laiknya rumpun perdu. Hiasan ini dipahatkan di sudut batasan sebelah atas yang disebut dengan karang simbar. Dan di sendi tugek disebut dengan karang suring.
  • Pepatran yaitu hiasan motif bunga-bungaan. Contohnya patra sari yang ditempatkan pada bidang sempit laiknya tiang-tiang dan blandar. Jenis patra lainnya mencakup patra pid-pid, patra pal, patra samblung, patra sulur, dan juga patra ganggong. Semuanya berbentuk deret memanjang dan dibentuk berulang-ulang.

Nah, itulah tadi ulasan mengenai rumah moral Bali secara lengkap. kekayaan budaya Indonesia ini wajib dilestarikan dan akan menjadi ciri khas tersendiri yang menarik bagi warga mancanegara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.