Home Pengantar Pariwisata Pengntar Pariwisata: Konvention Tourms (Wisata Konvensi)

Pengntar Pariwisata: Konvention Tourms (Wisata Konvensi)

17
0
 Konvention Tourms (Wisata Konvensi)
 kovensi dengan suatu kegiatan berupa pertemuan sekelompok orang menyerupai Pengntar Pariwisata: Konvention Tourms (Wisata Konvensi)

Wisata Konvensi merupakan konggres, konferensi atau, kovensi dengan suatu kegiatan berupa pertemuan sekelompok orang seperti, (Negarawan, Usahawan, Cendekiawan dll), untuk membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan kepentingan bersama.
Arti Konvensi Menurut UU Kepariwisataan RI

Dapat diartikan secara kongkret pemerintah melalui keputusan menteri pariwisata, pos dan telekomunikasi No. KM 108/HM. 703MPPT-91 Merumuskan: Konggres, Koferensi, atau kofensi merupakan suatu kegiatan berupa pertemuan sekelompok orang seperti, (Negarawan, Usahawan, Cendekiawan dan sebagainya) untuk membahas masalah-masah yang berkaitan kepentingan bersama.

Pengertian Konvensi Secara Umum

Konvensi yaitu pertemuan antara sekelompok orang yang secara bersama-sama, saling bertukar pikiran, pengalaman dan gosip melalui pembicaraan terbuka, serta saling siap untuk mendengar dan didengar dengan mempelajari, mendiskusiakan, kemudian menyimpulkan topic-topic yang dibahas dalam pertemuan bersama.

Keputusan Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi NO. KM 108/HM. 703/MPPT-91 
Membahas perihal ketentuan perjuangan jasa konvensi intensif dan pameran 
Bab 1, pasal 1, yang berbunyi:
  1. Konggres, koferensi atau konvensi 
  2. Perjalanan intensif
  3. Pameran
  4. Jasa usaka konvensi
  5. Izin usaha
Pengertian dari potongan 1, pasal 1, yang berbunyi:

1. Konggres, Koferensi atau Konvensi 

Yakni kegiatan pertemuan beberapa orang seperti, (negarawan, usahawan, cendekiawan dan sebagaianya) membahas banyak sekali persoalan yang berkaitan dengan kepentingan bersama.

2. Perjalanan Intensif

Dengan adanya perjalanan insentif ini  yang diselenggarakan oleh suatu perusahaan untuk para karyawan dan kawan perjuangan sebagai imbalan penghargaan atas prestasinya.

3. Pameran

Aktivitas promosi yang bekerjasama dengan konvensi dan pariwisata diselenggarakan dalam jangka waktu tertentu.

4. Usaha Jasa Konvensi

Merupakan perjalanan yang intensif dan bazar merupakan perjuangan dengan kegiatan pokok memberi jasa pelayanan bagi suatu pertemuan sekelompok orang seperti, (negarawan, usahawan, cendekiawan dan lain sebagainya) untuk membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan kepentingan bersama.

5. Izin Usaha

Merupakan izin yang diberikan oleh eksekutif jenderal untuk menyelengarakan perjuangan jasa konvensi, perjalanan intensif serta pameran.

Menurut Rutherford dan Pendit
  1. Convention
  2. Konggres: event-event internasional
  3. Porum: diskusi dua arah antara penulis dan pembicara
  4. SYMPosium: lebih formal dari forum
  5. Lecture: mata kuliah yang diberikan oleh seorang pakar ilmu
  6. Seminar: mendapat ilmu pelengkap dan pngalaman
  7. Workshop: pembahasan bahan tertentu
  8. Panel: diskusi antara penulis dipimpin oleh moderator serta dua pembicara ahli
Sifat Konvensi
  1. Konvensi lokal
  2. Konvensi daerah
  3. Konvensi nasional
  4. Konvensi regional
  5. Konvensi internasional
Pengertian dari sifat konvensi
1. Konvensi Lokal
Konvensi lokal merupkan pertemuan ini bersifat lokal dan diselenggarakan oleh  kelompok kecil yang potensial. Kelompok tersebut dapat saja disebut sebagai keompok berdikari yang mempunyai organisasi dengan pemikiran kerja seperti, (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga), namun bersifat lokal, yakni untuk memajukan masyarakat lokal itu sendiri.


2.Konvensi Daerah


Pertemuan yang lebih besar dari pertemuan konvensi lokal yaitu konvensi daerah. Seperti halnya konvensi lokal, konvensi daerah ini juga dapat merupakan suatu konvensi yang dapat diselenggarakan oleh instansi pemerintah daerah atau organisasi swasta daerah yang berdikari dengan pemikiran kerja seperti, (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga), yang kegiatan usahanya ditunjukkan untuk memajukan daerah setempat.

3. Konvensi Nasional

Merupakan kegiatan penyelenggaraan konvensi nasional menjadi sangat penting alasannya yaitu dihindari oleh sejumlah besar dari konvensi-konvensi diatas. Karena konvensi nasional ini bersifat umum yang dapat diselenggarakan oleh pemerintah, dapat pula di selenggarakan oleh swasta.

4. Konvensi Regional

Merupakan konvensi yang didasarkan pada letak geografis yakni negara-negara bertetangga yang setuju membentuk wilyah untuk kepentingan bersama dalam banyak sekali hal, menyerupai negara-negara di eropa setuju membentuk Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) dan dikawasan asia tenggara membentuk Association of the South East Asian Nation (ASEAN).

Dalam kontes industri pariwisata,khususnya wisata konvensi menyelenggarakan kegiatan konvensi regional mempunyai karakteristik dan warna tersendiri serta mempunyai sifat substansial yang mempunyai kesamaan dan berwatak universal.

5. Konvensi Internasional

KONVENSI Internasional memang bersifat global dan mencangkup semua negara-negara yang terletak disemua benua dalam peta dunia ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.