Pengertian Sujud Sahwi, Bacaan, Tata Cara, Dan Sebabnya (Lengkap)

Pengertian sujud sahwi ialah sujud pengganti sesuatu yang ditinggalkan atau dilakukan lantaran lupa. Apabila terjadi lupa di dalam shalat, yaitu lupa meninggalkan sesuatu atau melaksanakan sesuatu yang sanggup mensugesti terhadap batalnya shalat, maka diperintahkan supaya melaksanakan sujud sahwi (sahwi artinya lupa) .

Pengertian sujud sahwi ialah sujud pengganti sesuatu yang ditinggalkan atau dilakukan kar Pengertian SUJUD SAHWI, Bacaan, Tata Cara, dan Sebabnya (LENGKAP)

Masalah lupa merupakan salah satu dari sifat manusia, yang siapa pun sanggup lupa, bahkan Nabi Muhammad SAW pun pernah lupa di dalam shalatnya, lantaran disamping dia sebagai nabi dan utusan Allah, Beliau juga sebagai insan yang selayaknya sanggup lupa. dia menyatakan dengan sabdanya:

Artinya: Dari Ibnu Mas’ud ra: berkata, bersabda Nabi SAW ……… akan tetapi saya ialah insan menyerupai kamu, saya sanggup (lupa) sebagaimana kau (bisa) lupa, maka apabila saya lupa,  peringatkan saya ……….. (H.R. Muttafaqun Alaih)

Sebab-sebab Sujud sahwi 

#A – Meninggalkan sunnah ab’adnya atau sebagai belahan dari sunnah ab’adnya shalat. Termasuk sunnah ab’ad yang ada dalam sholat yaitu: 
  • Membaca Tasyahud awal 
  • Duduk Tasyahud awal 
  • Membaca shalawat atas nabi dan rasul awal 
  • Membaca shalawat atas keluarga Nabi Muhammad S A W pada Tasyahud akhir 
  • Membaca doa qunut dalam shalat Subuh 
  • Membaca shalawat dan salam atas keluarga Nabi Muhammad SAW di dalam Qunut (diambil dari Safinatunnajah)
Makmum harus mengikuti imam, sekalipun makmum tahu bila Imam nya lupa, menyerupai tidak Tasyahud awal. makmum tetaplah ikut berdiri bersama imam dan pada simpulan shalat sebelum salam, juga ikut sujud sahwi bersama Imam. 


Sujud sahwi dilaksanakan dua kali sujud dan setiap akan dan bangkit dari masing-masing sujud disertai takbir intiqal


#B – Melakukan / meninggalkan sesuatu yang apabila dilaksanakan dengan sengaja akan membatalkan shalat, akan tetapi tidak batal shalatnya apabila dilakukan tidak dengan sengaja atau lantaran lupa menyerupai menambah mengurangi rukun atau beberapa rukunnya sholat lalu diganti dengan sujud sahwi. 


Apabila seseorang shalat dan menambah jumlah rakaat lantaran lupa lalu diingatkan oleh orang lain atau Ia ingat sendiri, sedang ia telah memberi salam, maka sujud sahwi nya itu sanggup dilakukan setelah memberi salam. Namun apabila diperingatkan atau ia ingat sendiri sebelum memberi salam, maka sujud sahwi nya dilaksanakan setelah selesai membaca tasyahud, termasuk shalawat dan doa-doanya sebelum salam 


Apabila terjadi kurang jumlah rokaatnya lantaran lupa, menyerupai seharusnya 3 rakaat atau 4 rakaat, tetapi gres dua rakaat setelah salam alasannya ialah lup, maka boleh meneruskan dan menambah jumlah rakaat yang kurang itu, dengan syarat 
  1. Waktu antara ingat Atau diingatkan belum lama 
  2. Tidak bercakap-cakap lebih dari 3 perkataan 
  3. Ada keyakinan bahwa salatnya itu benar-benar kurang berdasarkan ingatannya

#C – Karena ragu-ragu jumlah rakaat yang dikerjakan sanggup terjadi, alasannya ialah lupa orang yang Shalat akan ragu-ragu terhadap jumlah rokaat yang telah dilaksanakan Apakah dua atau tiga rakaat. Apabila terjadi yang demikian, yakinlah bahwa yang dilaksanakan ialah bilangan yang terkecil dari keragu-raguan. 

Misalnya ragu-ragu yang sudah dilaksanakan dua atau tiga rakaat dalam salat Maghrib, maka keyakinan tersebut dijatuhkan pada jumlah yang dua rakaat, dan tambahlah satu rokaat lagi, lalu sujudlah dua kali pada simpulan tasyahud sebelum salam sebagai sujud sahwi untuk menggantikan yang diragukan tadi.


Peringatan 
Apabila keragu-raguan nya itu terjadi pada jumlah rakaat yang telah dilaksanakan, jalan keluarnya menggantikannya dengan sujud sahwi. Namun apabila keragu-raguan nya itu terjadi pada sudah apa belum berniat atau Takbiratul Ihram, maka mengulang kembali salatnya dari awal.

#D – Memindah rukun qauli (rukun ucapan) ke daerah yang lain yang semestinya tidak dibaca di daerah itu. menyerupai membaca Fatihah di waktu rukuk atau sujud (Safinatun Najah) 

#E – Meninggalkan pekerjaan sunnah muakkad. menyerupai qunut pada shalat subuh, Tasyahud awal, membaca shalawat atas nabi Muhammad SAW.


Bacaan doa Sujud sahwi  Arab dan Latin

Ada sementara yang beropini bahwa bacaan doa ketika melaksanakan sujud Sahwi itu sama dengan bacaan doa pada sujud pada sholat sholat wajib 5 waktu. demikian juga pada shalat, ketika duduk diantara kedua sujud Sahwi Sama halnya dengan doa ketika duduk diantara dua sujud pada sholat sholat wajib 5 waktu lainnya. dalam kitab fiqih banyak ditemukan bahwa bacaan Sujud Sahwi ialah sebagai berikut:

سُبْحَانَ مَنْ لاَ يَنَامُ وَلاَيَسْهُوْ

Latinnya ; “SUBHAANA MAL-LAA YANAAMU WALAA YASHUU”

Artinya: Maha suci Dzat (Allah) yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa.

do’a tersebut silahkan anda baca 3 kali. Kemudian bangkit dari sujud, dan duduk diantara dua sujud menyerupai sujud biasanya, lalu sujud lagi dengan membaca bacaan yang sama menyerupai bacaan sujud sahwi diatas, lalu bangkit dari sujud, duduk dan salam.

Demikian ulasan artikel kami terkait dengan Pengertian SUJUD SAHWI, Bacaan, Tata Cara, dan Sebabnya (LENGKAP). Semoga bermanfaat dalam pengetahuan anda dan agar shalat anda di catat sebagai amal ibadah yang baik. Mohon maaf bila ada kesalahan dan terima kasih telah berkunjung.

You might also like
close