Pahlawan Bermoral Pancasila

Pahlawan Bermoral Pancasila-Secara etimologi kata “pahlawan” berasal dari bahasa Sanskerta “phala”yang berarti hasil. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pendekar berarti orang yang menonjol alasannya ialah keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran; pejuang yang gagah berani;pejuang yang tanpa amrih. Pahlawan ialah seseorang yang berjuang tanpa pamrih, berjuang hanya mencari ridlo dari Yang Maha Kuasa ; berjuang tanpa pamrih duniawi, yang dicari yaitu pahala; apa yang dilakukannya demi kepentingan bersama. Perjuangannya memengaruhi tingkah laris orang lain kea arah yang positif, alasannya ialah dinilai mulia dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat atau umat manusia.

 pendekar berarti orang yang menonjol alasannya ialah keberanian dan pengorbanannya dalam membela k Pahlawan Bermoral Pancasila

Dari pengertian pendekar tersebut sudah sepantasnya para pejuang kemerdekaan Indonesia dan para pejuang yang mempertahankan kemerdekaan Indonesia disebut dengan pahlawan, alasannya ialah mereka benar-benar tulus tulus dalam berjuang. Yang menjadi kiprah kita ketika ini ialah berjuang dalam mengisi kemerdekaan Indonesia dengan tanpa menghiraukan entah kita bisa disebut pendekar atau tidaknya, alasannya ialah yang terpenting ialah unsur manfaat yang sanggup kita ambil dari segala usaha kita.

Negara kita butuh pendekar yang bermoral Pancasila, seyogyanya kita sebagai rakyat Indonesia tidak sepantasnya menuntut orang lain untuk melaksanakan sesuatu tapi marilah kita menuntut diri kita sendiri untuk melaksanakan hal yang terbaik, menyumbang sesuatu demi kepentingan bersama tanpa membedakan suku, agama, dan pandangan politik.

Pahlawan Bermoral Pancasila

Roh Pancasila mustinya kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Indonesia niscaya kan jaya bilamana semua rakyatnya menjadi pahlawan, dalam hal ini pendekar dalam artian setiap orang yang melaksanakan sesuatu untuk mencari pahala, baik pahala dunia maupun akhirat, baik untuk kepentingan pribadi yang secara eksklusif atau tidak eksklusif berimbas terhadap kepentingan bersama. Rakyat ataupun pejabat akan lebih bermartabat apabila tidak terlalu banyak berucap, yang diperlukan ialah tindakan yang bermanfaat.

Selalu tegaknya NKRI harus didukung oleh adanya rakyat yang berjiwa pendekar dan bermoral Pancasila. Akhir-akhir ini kita semua sadar bahwa masyarakat kita semakin hari semakin merosot moral ataupun etikanya, sebagai pola banyak orang Indonesia yang dalam poto profil di jejaring sosialnya sudah tidak aib lagi memamerkan auratnya, hal semacam ini sungguh menjadi duduk masalah yang mungkin kurang kita sadari dampak negatifnya. Tantangan yang berupa kemajuan teknologi dalam hal ini internet sungguh mengerikan kalau dilihat segi negatifnya walaupun segi positifnya juga banyak, semua tergantung pada pemakainya.

Pemerintah sudah berupaya untuk selalu memajukan dunia pendidikan semoga bangsa ini cerdas dan bermoral, tapi dalam kenyataannya dunia pendidikan sering teracuni oleh perkembangan teknologi yang begitu canggihnya. Agar perkembangan teknologi menjadi madu, seyogyanya semua rakyat Indonesia pandai dalam menggunakan/memanfaatkannya untuk hal yang positif.

Bangsa kita harus bisa menjaga tabiat dan moral. Adanya kenakalan dewasa dan kenakalan orang renta sungguh menjadi duduk masalah serius bagi bangsa ini, tapi marilah kita jangan hingga mencontoh sikap mereka, jadilah diri sendiri yang senantiasa berniat dan melaksanakan kebaikan, jadilah PAHLAWAN yang bermoral Pancasila.

You might also like
close