Home Info Guru Full SE MenPANRB Nomor 58 Tahun 2020 tentang Tatanan Normal Baru Sistem...

Full SE MenPANRB Nomor 58 Tahun 2020 tentang Tatanan Normal Baru Sistem Kerja ASN

49
0

SE MenPANRB Nomor 58 Tahun 2020 tentang Tatanan Normal Baru Sistem Kerja ASN

Rajasoal.com. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi telah menerbitkan Surat Edaran (SE) MenPANRB Nomor 58 Tahun 2020 tentang Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Tatanan Normal Baru.

SE MenPANRB Nomor 58 Tahun 2020 mengenai tatanan normal baru sistem kerja ASN tersebut diterbitkan tanggal 29 Mei 2020 dan ditandatangani oleh MenPANRB, Tjahjo Kumolo.

SE MenPANRB Nomor 58 Tahun 2020 ini diterbitkan untuk menindaklanjuti Keppres Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Coviid-19 dan Keppres Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran Covid-19.

Penerbitan Surat Edaran MenPANRB Nomor 58 Tahun 2020 juga memperhatikan arahan Presiden Republik Indonesia untuk menyusun tananan normal baru yang mendukung produktivitas kerja, tetapi tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Terkait dengan hal tersebut, untuk menjaga keberlangsungan pelaksanaan tugas dan fungsi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik dengan tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan ASN,

Maksud dan Tujuan

Surat Edaran MenPANRB Nomor 58 Tahun 2020 diterbitkan dengan maksud sebagai pedoman atau panduan bagi Kementerian/Lembaga/Daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk beradaptasi dengan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19.

Sedangkan tujuan diterbitkannya Surat Edaran tersebut adalah :

1. untuk memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi berlana efektif dalam mencapai kinerja Kementerian/Lembaga/Daerah;

2. untuk memastikan pelaksanaan pelayanan publik di Kementerian/Lembaga/Daerah dapat berjalan  dengan efektif; dan

3. untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran serta mengurangi resiko Covid-19 di lingkungan Kementerian/Lembaga/Daerah dan masyarakat luas.

Ruang Lingkup

SE MenPANRB Nomor 58 Tahun 2020 ini memuat sistem kerja bagi ASN dalam penyelenggaraan pemerintahan di lingkungan Kementerian/Lembaga/Daerah untuk beradaptasi dengan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19.

Ketentuan Umum

Adaptasi terhadap tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 di lingkungan Kementerian/Lembaga/Daerah, meliputi : Penyesuaian Sistem Kerja, Dukungan Sumber Daya Manusia Aparatur, dan Dukungan Infrastruktur, dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Penyesuaian Sistem Kerja

Pegawai ASN wajib menataati ketentuan jam  kerja sesuai peraturan perundang-undangan. Akan tetapi, untuk beradaptasi dengan kondisi pandemi Covid-19, perlu dilakukan penyesuaian sistem kerja ASN dengan cara menjalankan protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian.

Penyesuaian sistem kerja tersebut dilaksanakan untuk mewujudkan budaya kerja yang adaptif dan berintegritas guna meningkatkan kinerja ASN.

Penyesuaian sistem kerja ini dapat dilaksanakan melalui fleksibilitas dalam pengaturan lokasi bekerja bagi ASN, yang meliputi :

1. pelaksanaan tugas dinas di kantor (work from office); dan/atau

2. pelaksanaan tugas dinas di rumah/tempat tinggal (work from home)

Terhadap fleksibitas dalam pengaturan lokasi bekerja, Pejabat Pembina Kepegawaian diminta mengatur sistem kerja yang akuntabel dan selektif bagi pegawai di lingkungan unit kerjanya yang dapat melaksanakan tugas kedinasan di kantor dan/atau di rumah/tempat tinggal dengan memperhatikan kondisi penyebaran Covid-19 di daerah masing-masing.

Menentukan ASN yang dapat melaksanakan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal (work from home) dengan mempertimbangkan hal-hal berikut.

1. Jenis pekerjaan pegawai.

2. Hasil penilaian kinerja pegawai.

3. Kompetensi pegawai dalam mengoperasikan sistem dan teknologi informasi.

4. Laporan disiplin pegawai.

5. Kondisi kesehatan atau faktor komorbiditas pegawai.

6. Tempat tinggal pegawai berada di wilayah dengan penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

7. Kondisi kesehatan keluarga pegawai (dalam status orang dalam pemantauan/orang dalam pengawasan/dikonfirmasi positif Covid-19)

8. Riwayat perjalanan dalam negeri/luar negeri pegawai dalam 14 (empat belas) hari kalender terakhir.

9. Riwayat interaksi pegawai dengan penderita terkonfirmasi positif Covid-19 dalam 14 (empat belas) hari kalender terakhir.

10. Efektifitas pelaksanaan tugas dan pelayanan unit organisasi.

Pelaksanaan sistem kerja ASN dalam tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 disesuaikan dengan status penyebaran Covid-19 yang ditetapkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Surat Edaran MenPANRB Nomor 58 Tahun 2020 ini mulai berlaku pada tanggal 5 Juni 2020.

Pada saat Surat Edaran ini berlaku, maka :

1. Surat Edaran MenPANRB Nomor 19 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja ASN dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah;

2. Surat Edaran MenPANRB Nomor 38 Tahun  2020 tentang Protokol Pelaksanaan Tugas Kedinasan di Rumah/Tempat Tinggal (Work From Home) bagi ASN terkait pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah; dan

3. Surat Edaran MenPANRB Nomor 45 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Bagi ASN pada Instansi Pemerintah yang berada di Wilayah dalam Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar,

dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Surat Edaran (SE) MenPANRB Nomor 58 Tahun 2020 tentang Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Tatanan Normal Baru secara lengkap dapat dilihat di bawah ini.

 

Unduh

Demikian informasi mengenai Surat Edaran (SE) MenPANRB Nomor 58 Tahun 2020 tentang Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Tatanan Normal Baru. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.