Home Info Guru Full SE Kemdikbud tentang Pedoman Belajar Dari Rumah Masa Darurat Covid-19

Full SE Kemdikbud tentang Pedoman Belajar Dari Rumah Masa Darurat Covid-19

37
0

SE Kemdikbud tentang Pedoman Belajar Dari Rumah Masa Darurat Covid-19

Rajasoal.com. Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Sesjen Kemdikbud) telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Surat edaran tersebut tertanggal 18 Mei 2020 dan ditandatangani oleh Ainun Na’im selaku Sesjen Kemdikbud. Surat edaran ditujukan kepada Gubernur dan Bupati/Walikota di seluruh Indonesia.

Di dalam surat edaran diinformasikan bahwa untuk pemenuhan hak peserta didik mendapatkan layanan pendidikan selama darurat penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) melalui penyelenggaraan Belajar dari Rumah sebagaimana tercantum dalam Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19),maka disampaikan hal-hal berikut.

  1. Belajar dari Rumah selama darurat penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol penanganan Covid-19.
  2. Belajar dari Rumah melalui pembelajaran jarak jauh daring dan/atau luring dilaksanakan sesuai  dengan pedoman penyelenggaraan Belajar dari Rumah sebagaimana tercantum dalam Lampiran Surat Edaran ini.

Tujuan Pelaksanaan Belajar Dari Rumah

Pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) selama darurat Covid-19 bertujuan untuk :

  1. memastikan pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan selama darurat Covid-19;
  2. melindungi warga satuan pendidikan dari dampak buruk Covid-19;
  3. mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 di satuan pendidikan; dan
  4. memastikan pemenuhan dukungan psikososial bagi pendidik, peserta didik dan orang tua/wali.

Prinsip Pelaksanaan Belajar Dari Rumah

Belajar Dari Rumah (BDR) dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), yaitu:

  1. keselamatan dan kesehatan lahir batin peserta didik, pendidik, kepala satuan pendidikan dan seluruh warga satuan pendidikan menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan BDR;
  2. kegiatan BDR dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum;
  3. BDR dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup, antara lain mengenai pandemi Covid-19;
  4. materi pembelajaran bersifat inklusif sesuai dengan usia dan jenjang pendidikan, konteks budaya, karakter dan jenis kekhususan peserta didik;
  5. aktivitas dan penugasan selama BDR dapat bervariasi antar daerah, satuan pendidikan dan Peserta Didik sesuai minat dan kondisi masing-masing, termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses terhadap fasilitas BDR;
  6. hasil belajar peserta didik selama BDR diberi umpan balik yang bersifat kualitatif dan berguna dari guru tanpa diharuskan memberi skor/nilai kuantitatif; dan
  7. mengedepankan pola interaksi dan komunikasi yang positif antara guru dengan orang tua/wali.

Metode dan Media Pelaksanaan Belajar Dari Rumah

BDR dilaksanakan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dibagi kedalam 2 (dua) pendekatan, yaitu :

  1. pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (daring)
  2. pembelajaran jarak jauh luar jaringan (luring)

Dalam pelaksanaan PJJ, satuan pendidikan dapat memilih pendekatan (daring atau luring atau kombinasi keduanya) sesuai dengan ketersediaan dan kesiapan sarana dan prasarana.

1. Media dan Sumber Belajar Pembelajaran Jarak Jauh Daring

Pembelajaran di rumah secara daring dapat menggunakan gawai (gadget) maupun laptop melalui beberapa portal dan aplikasi pembelajaran daring, diantaranya :

a. Informasi Terkait Covid-19

b. Media Pembelajaran Daring

Selain yang disediakan oleh Kemdikbud, terdapat juga sumber dan media pembelajaran yang dikelola oleh mitra penyedia teknologi pembelajaran yang dapat dilihat daftarnya pada laman https://bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id/category/aplikasi-pembelajaran/2.

2. Media dan Sumber Belajar Pembelajaran Luring

Pembelajaran di rumah secara luring dalam masa BDR dapat dilaksanakan melalui:

a. televisi, contohnya Program Belajar dari Rumah melalui TVRI;

b.radio;

c. modul belajar mandiri dan lembar kerja;

d. bahan ajar cetak; dan

e. alat peraga dan media belajar dari benda dan lingkungan sekitar.

Baca :SE Mendikbud tentang Pembelajaran Daring Untuk Cegah Penyebaran COVID-19

Aplikasi Pemantauan Kesehatan dan Risiko Covid-19

Berikut beberapa aplikasi yang dapat digunakan untuk memantau kondisi Covid-19.

Pelaksanaan Belajar Dari Rumah oleh Guru

Guru memfasilitasi pelaksanaan PJJ secara daring, luring, maupun kombinasi keduanya sesuai kondisi dan ketersediaan sarana pembelajaran.

1. Menyiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran jarak jauh

Referensi perencanaan PJJ baik secara daring maupun luring dapat dilihat pada portal Guru Berbagi https://guruberbagi.kemdikbud.go.id/.

Di dalam menyiapkan pembelajaran, guru perlu memastikan beberapa hal berikut:

a. memastikan kompetensi pembelajaran yang ingin dicapai, dilarang memaksakan penuntasan kurikulum dan fokus pada pendidikan kecakapan hidup.

b. menyiapkan materi pembelajaran.

Di dalam pelaksanaan BDR, materi dapat difokuskan pada:

1) literasi dan numerasi;

2) pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19;

3) Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas);

4) kegiatan rekreasional dan aktivitas fisik;

5) spiritual keagamaan; dan/atau

6) penguatan karakter dan budaya.

c. menentukan metode dan interaksi yang dipakai dalam penyampaian pembelajaran melalui daring, luring, atau kombinasi keduanya.

d. menentukan jenis media pembelajaran, seperti format teks, audio/video simulasi, multimedia, alat peraga,dan sebagainya yang sesuai dengan metode pembelajaran yang digunakan; dan

e. guru perlu meningkatkan kapasitas dengan mengikuti pelatihan daring yang disediakan oleh pemerintah maupun lembaga nonpemerintah guna mendukung keterampilan menyelenggarakan PJJ pada situasi darurat Covid-19.

2. Fasilitasi pembelajaranjarak jauh daring

Waktu pembelajaran daring sepanjang hari menyesuaikan ketersediaan waktu, kondisi, dan kesepakatan peserta didik dan orangtua/walinya.

Proses pembelajaran daring terdiri atas:

a. Tatap Muka Virtual

Tatap muka virtual dapat melalui video conference, teleconference, dan/atau diskusi dalam group di media sosial atau aplikasi pesan.

Di salam tatap muka virtual memastikan adanya interaksi secara langsung antara guru dengan peserta didik.

b. Learning Management System (LMS).

LMS merupakan sistem pengelolaan pembelajaran terintegrasi secara daring melalui aplikasi. Aktivitas pembelajaran dalam LMS antara lain pendaftaran dan pengelolaan akun, penguasaan materi, penyelesaian tugas, pemantauan capaian hasil belajar, terlibat dalam forum diskusi, konsultasi dan ujian/penilaian. Contoh LMS antara lainkelas maya rumah belajar, google classroom, ruang guru, zenius, edmodo, moodle, siajar LMS seamolec, dan lain sebagainya.

SE Kemdikbud tentang Pedoman Belajar Dari Rumah Masa Darurat Covid-19 secara lengkap dapat di unduh di sini.

Demikian informasi mengenai SE Sesjen Kemdikbud tentang Pedoman Belajar Dari Rumah Masa Darurat Covid-19 Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.