Home artikel Full Saka Kencana : Pengertian, Lambang, Anggota, Krida, dan Kegiatan

Full Saka Kencana : Pengertian, Lambang, Anggota, Krida, dan Kegiatan

64
0

Saka Kencana : Pengertian, Lambang, Anggota, Krida, dan Kegiatan

Rajasoal.com. Upaya menanamkan nilai-nilai Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera melalui kegiatan kepramukaan akan membantu percepatan proses kesadaran, kemampuan, kemauan masyarakat untuk berperilaku hidup berwawasan kependudukan.

Di dalam memberi wadah kegiatan khusus dalam bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) di lingkungan Gerakan Pramuka, perlu dibentuk Satuan Karya Pramuka Keluarga Berencana (Saka Kencana).

Baca : Satuan Karya Saka Pramuka : Tujuan, Sasaran, Anggota, dan Jenisnya

Saka Kencana merupakan wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana yang dapat diterapkan pada diri, keluarga, lingkungan dalam menciptakan lapangan pekerjaan.

Tujuan

Tujuan dibentuknya Saka Keluarga Berencana adalah memberi wadah pendidikan dan pembinaan bagi para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menyalurkan minat, mengembangkan bakat, kemampuan, dan pengalaman dalam bidang pengetahuan dan teknologi serta keterampilan bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana sebagai bekal bagi kehidupan dan penghidupannya untuk mengabdi pada masyarakat, bangsa dan negara.

Sasaran

Sasaran dibentuknya Saka Keluarga Berencana adalah agar para anggota Gerakan Pramuka yang telah mengikuti kegiatan Saka tersebut:

1. Memiliki pengetahuan, keterampilan dan pengalaman dalam bidang KKB, khususnya tentang:

  • kependudukan;
  • kesehatan reproduksi ketahanan dan kesejahteraan keluarga;
  • Generasi Berencana (GenRe);

2. mampu dan mau menyebarluaskan kepada masyarakat tentang informasi dan pengetahuan baikKependudukan maupun Keluarga Berencana, serta kaitannya dengan pembangunan sektor lain;

3. mampu berperan serta secara aktif dalam mendukung kegiatan Kependudukan dan Keluarga Berencana di lingkungannya;

4. memberikan latihan dan peranserta dalam mendukung kegiatan Keluarga Berencana,Keluarga Sejahtera dan Pengembangan Kependudukan kepada para Pramuka di gugusdepannya; dan

5. menumbuh-kembangkan minat terhadap Saka Kencana di setiap gugusdepan dan pembentukan Saka Kencana di setiap kwartir ranting/kwartir cabang di seluruh wilayah Republik Indonesia yang semakin maju dan mandiri.

Lambang Saka Kencana

Lambang Saka Kencana berbentuk segi lima beraturan dengan panjang sisi masing-masing berukuran 5 cm.

Isi lambang Saka Kencana terdiri atas gambar keluarga dengan 2 (dua) anak, gambar dua buah tunas kelapa simetris, gambar delapan mata rantai, gambar padi dan kapas, gambar pita setengah lingkaran, dan tulisan Saka Kencana.

Warna

1. Warna dasar lambang Saka Keluarga Berencana adalah biru dan coklat.

2. Gambar keluarga dengan 2 (dua) anak berwarna hitam.

3. Gambar dua buah tunas kelapa simetris bewarna hitam.

4. Delapan mata rantai kuning emas.

5. Gambar padi warna kuning dan kapas warna putih hijau.

6. Pita warna merah putih.

Arti Kiasan

1. Bentuk segi lima melambangkan falsafah Pancasila.

2. Gambar keluarga dengan 2 (dua) anak melambangkan komitmen bangsa Indonesia untuk membangun dan merencanakan keluarga sejahtera dengan dua anak cukup.

3. Gambar dua buah tunas kelapa simetris melambangkan bahwa setiap anggota Gerakan Pramuka ikut serta melaksanakan program KKB.

4. Gambar delapan mata rantai melambangkan pentingnya 8 Fungsi keluarga dalam membangun ketahanan keluarga.

5. Gambar padi dan kapas melambangkan kesejahteraan keluarga.

6. Gambar pita merah putih setengah lingkaran melambangkan Keluarga Indonesia,

Anggota Saka Kencana

Anggota Saka Kencana, adalah Pramuka Penegak Bantara, Penegak Laksana dan Pramuka Pandega dari gugus depan yang mempunyai minat dan bakat di bidang kependudukan dan keluarga berencana.

Calon Pramuka Penegak atau Pramuka Pandega dapat mengajukan diri sebagai anggota Saka Kencana dengan seijin pembina gugus depannya dan disyaratkan agar dalam waktu 6 (enam) bulan setelah menjadi anggota Saka Kencana telah dilantik sebagai Pramuka Penegak Bantara atau Pramuka Pandega di gugus depannya.

Selain itu, pemuda yang berusia antara 16 sampai 25 tahun, dapat menjadi anggota Saka Kencana dengan ketentuan bahwa yang bersangkutan dalam waktu 1 (satu) bulan setelah menjadi anggota Saka Kencana wajib menjadi anggota suatu gugus depan Gerakan Pramuka dan selanjutnya menempuh Syarat Kecakapan Umum dan dilantik sesuai dengan golongan keanggotaannya.

Berikut ini adalah syarat untuk menjadi anggota Saka Kencana.

1. Mendapat ijin dari orang tua atau wali dan pembina gugus depannya.

2. Berusia antara 16 sampai dengan 25 tahun.

3. Sehat jasmani dan rohani.

4. Menyatakan keinginan untuk menjadi anggota Saka Kencana secara sukarela dan tertulis.

5, Berminat dan bersedia untuk berperan aktif dalam segala kegiatan Saka Kencana.

6. Bersedia dengan sukarela mendarmabaktikan dirinya kepada masyarakat dan sanggup mentaati segala ketentuan yang berlaku bagi anggota Saka Kencana.

7. Bagi calon anggota Saka Kencana yang belum menjadi anggota Gerakan Pramuka harus bersedia menjadi anggota gugus depan Gerakan Pramuka setempat.

8. Tidak sedang menjadi salah satu anggota Saka lain.

Krida

Saka Kencana mempunyai 4 krida, sebagai berikut.

1. Krida Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB dan KR).

2. Krida Bina Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS dan PK).

3. Krida Bina Advokasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (Advokasi dan KIE).

4. Krida Bina Peran Serta Masyarakat (PSM).

Kegiatan

Di dalamĀ  memperoleh berbagai pengetahuan dan keterampilan di bidang kependudukan dan keluarga berencana, anggota Saka Kencana harus belajar dan berlatih tentang:

1. Kependudukan

2. Kesehatan Reproduksi

3. Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga

4. Generasi Berencana (GenRe)

Bentuk kegiatan Saka Kencana antara lain sebagai berikut.

1. Latihan Saka secara berkala yang dilaksanakan di luar hari latihan gugus depannya.

2. Kegiatan berkala yang dilaksanakan untuk kepentingan tertentu misalnya menyiapkan diri untuk lomba, kegiatan ulang tahun Saka Kencana Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perjusami) dan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami)

3. Perkemahan Bakti Saka Kencana, disingkat Perti Saka Kencana, pesertanya semua anggota Saka Kencana.

4. Perkemahan Antar Saka disingkat Peran Saka, pesertanya terdiri dari beberapa jenis Saka, misalnya Saka Kencana bersama Saka Dirgantara, Saka Taruna Bumi dan lain-lain.

5. Bakti kepada masyarakat, antara lain: untuk meningkatkan wawasan tentang Kependudukan dan Keluarga Berencana dengan jalan memberi contoh dan melaksanakan penyuluhan serta pendataan keluarga sejahtera.

Penyelenggaraan Saka Bakti Kencana secara khusus diatur dalam Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 082 Tahun 2017.

Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya (Saka) Pramuka Kencana selengkapnya dapat dibaca dan diunduh di sini.

Demikian ulasan mengenai pengertian Saka Kencana, lambang, anggota, krida, dan kegiatannya. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.