Home Info Guru Full RPP Satu Lembar Kemdikbud untuk TK SD SMP SMA SMK Tahun...

Full RPP Satu Lembar Kemdikbud untuk TK SD SMP SMA SMK Tahun 2020

22
0

RPP Satu Lembar Kemdikbud untuk TK SD SMP SMA SMK Tahun 2020

Rajasoal.com. RPP Satu Lembar Kemdikbud untuk TK SD SMP SMA SMK Tahun 2020 disusun untuk merespons keluhan dari pendidik yang menyatakan bahwa beban administrasi terlalu banyak dan berat, khususnya dalam menyusun RPP.

Untuk itulah, maka TIm Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud menghadirkan RPP Satu Lembar Inspiratif Tahun 2020.

RPP Satu Lembar Inspiratif yang diterbitkan oleh Kemdikbud tersebut disusun dari PAUD sampai Pendidikan Dasar dan Menengah, dan SLB. Tidak semua mata pelajaran yang disusun, akan tetapi ada beberapa yang mewakili dari satuan pendidikan.

Diterbitkannya RPP Satu Lembar ini diharapkan dapat menginspirasi guru, sehingga mampu mengembangkan RPP sendiri yang komunikatif dan memudahkan baginya.

RPP inspiratif dari Kemdikbud ini hanya satu lembar, dengan komponen utama tujuan pembe-lajaran, aktivitas, dan penilaian.

Tujuan pembelajaran disarikan dari Kompetensi Dasar (KD) dan dirumuskan dengan kalimat yang mudah dipahami.

Aktivitas berisi kegiatan aktif peserta didik selama pembelajaran. Penilaian sebagai gambaran secara umum tagihan untuk mengukur ketercapaian KD.

Penyusunan RPP Satu Lembar Inspiratif ini tidak sekadar mengurangi banyaknya halaman menjadi satu halaman.

Pendidik diberikan kemerdekaan menyusun RPP bukan karena banyaknya jumlahnya halaman, tetapi bagaimana mengonstruksi rencana itu secara global dan mudah dipahami dalam menerjemahkannya pada saat kegiatan pembelajaran.

Pengertian RPP

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan salah satu komponen administrasi pembelajaran yang wajib dimiliki guru. RPP adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih.

RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD).

RPP menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran di dalam mencapai sebuah Kompetensi Dasar (KD) yang ditetapkan dalam Kompetensi Inti (KI) dan dijabarkan dalam silabus.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran wajib dimiliki guru sebagai bagian dari perangkat mengajar. RPP menjadi pedoman bagi guru kelas maupun guru mata pelajaran dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan rambu-rambu yang telah ditetapkan.

Penyederhanaan RPP

Terkait dengan penyusunan RPP, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, telah mengeluarkan kebijakan baru terkait penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

Kebijakan baru tersebut berupa penyederhanaan RPP, dengan mempertimbangkan prinsip efisien, efektif, dan berorientasi pada peserta didik.

Efisien berarti penulisan RPP dilakukan dengan tepat dan tidak banyak menghabiskan banyak waktu dan tenaga. Efektif artinya penulisan RPP dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Sedangkan berorientasi pada peserta didik berarti penulisan RPP dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan, ketertarikan, dan kebutuhan belajar peserta didik di kelas.

Kebiakan penyederhanaan RPP ini dimantapkan dengan dikeluarkannya Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). 

Pertimbangan penyederhanaan RPP ini adalah guru-guru sering diarahkan untuk menulis RPP dengan sangat rinci sehingga banyak menghabiskan waktu yang seharusnya bisa lebih difokuskan untuk mempersiapkan pembelajaran.

Terdapat 13 (tiga belas) komponen RPP yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah dan semua komponen tersebut harus ada dalam penyusunan RPP.

RPP yang sebelumnya terdiri dari belasan komponen tersebut, sekarang disederhanakan menjadi tiga komponen inti yang bisa dibuat hanya dalam satu halaman saja.

Melalui penyederhanaan RPP ini, maka guru bebas membuat, memilih, mengembangkan, dan menggunakan RPP sesuai dengan prinsip efisien, efektif, dan berorientasi pada peserta didik.

Komponen RPP Satu Lembar

Di dalam penyederhanaan RPP, hanya ada 3 (tiga) komponen inti, yaitu tujuan pembelajaran, langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran, dan penilaian pembelajaran (assesment), sedangkan komponen lainnya bersifat sebagai pelengkap.

1. Tujuan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran ditulis dengan merujuk pada Kurikulum 2013 dan kebutuhan belajar peserta didik.

Tujuan pembelajaran menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh siswa sesuai dengan kompetensi dasar.

Penyusunan tujuan pembelajaran pada RPP yang disederhanakan dirumuskan berdasarkan kompetensi dasar dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur yang mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan.

2. Langkah-langkah Pembelajaran

Langkah-langkah pembelajaran ditulis secara efektif berupa kegiatan yang dapat secara langsung mencapai Kompetensi Dasar.

Meskipun demikian, kegiatan pembelajaran tetap dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi peserta didik.

Di dalam kegiatan pembelajaran, peserta didik diajak untuk berpartisipasi aktif, memberikan ruang yang cukup bagi kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologisnya.

Langkah-langkah kegiatan pembelajaran tetap memuat komponen keterampilan abad 21 seperti Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), 4C (Literasi, Critical Thinking, Creative Thinking, Collaboration, dan Communication), serta Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS).

3. Penilaian Pembelajaran (Assesment)

Prosedur penilaian pembelajaran juga dibuat secara sederhana dengan tetap memperhatikan indikator pencapaian kompetensi dan mengacu kepada standar penilaian.

Penilaian pembelajaran dapat dilakukan dengan memperhatikan tiga bentuk penilaian abad 21, seperti assessment for learning, assessment as learning dan assessment of learning.

Dengan adanya kebijakan penyederhanaan RPP ini, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) bisa saja dibuat hanya satu halaman, karena penyederhanaan RPP tidak memerlukan persyaratan jumlah halaman.

Guru yang sudah membuat RPP dengan format yang mengacu pada Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah tetap dapat menggunakan format RPP yang sudah dibuat sebelumnya.

Baca : 4 Pokok Kebijakan Program Merdeka Belajar dari Mendikbud

Guru juga dapat memodifikasi format RPP yang sudah dibuat sesuai dengan prinsip terbaru dalam penyusunan RPP.

Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 1 halaman harus memperhatikan butir-butir instrumen akreditasi, seperti peserta didik menunjukkan kompetensi abad ke-21 yang meliputi kemampuan berkomunikasi, bekerjasama, berpikir kritis, dan mencipta.

Di dalam proses pembelajaran dikembangkan aktivitas literasi dan keterampilan tingkat tinggi sesuai Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang disusun.

RPP Satu Lembar Kemdikbud untuk TK SD SMP SMA SMK Tahun 2020

Berikut ini dibagikan RPP Satu Lembar Kemdikbud untuk TK SD SMP SMA SMK Tahun 2020. RPP Satu Lembar ini diterbitkan oleh Pusat Kurikulum Pembelajaran Kemdikbud, dengan diberi nama RPP Inspiratif.

Penyusunan RPP Satu Lembar Inspiratif ini menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan RPP menjadi tiga komponen, yaitu tujuan, langkah-langkah kegiatan, dan asesmen.

Pusat Kurikulum dan Pembelajaran membuat model RPP inspiratif ini sebaga contoh dan untuk memberikan guru kebebasan berekspresi dalam melaksanakan proses pembelajaran. Di dalam pelaksanaannya guru dapat menyesuaikan RPP dengan kondisi kelas dan peserta didik.

Tujuan pembelajaran diturunkan dan diekstrak dari kompetensi dasar dan diuraikan menjadi kompetensi-kompetensi yang akan dicapai peserta didik.

Kegiatan pembelajaran diisi dengan aktivi-ran diisi dengan aktivi-tas-aktivitas sesuai sintaks model pembelajaran untuk mencapai kompetensi yang telah ditentukan. Untuk kegiatan pem-belajaran memuat 3 (tga) komponen pembelajaran, yaitu kegiatan pendahuluan, inti dan penutup.

Kegiatan pembelajaran perlu dilengkapi dengan dokumen pendukung, contohnya pada kegiatan percobaan perlu dilengkapi dengan langkah-langkah percobaan.

Langkah-langkah percobaan tersebut dapat dituliskan dalam buku panduan praktikum. Di akhir kegiatan penutup terdapat refkeksi yang tidak hanya untuk peserta didik, tetapi juga untuk pendidik.

Hal ini memungkinkan guru untuk dapat mendapatkan informasi mengenai keterlaksanaan pembelajaran yang akan menjadi bahan acuan untuk pembelajaran selanjutnya

RPP Satu Lembar Kemdikbud untuk TK SD SMP SMA SMK Tahun 2020 secara lengkap dapat dilihat dan di unduh pada link di bawah ini.

Unduh

Demikian yang dapat kami bagikan mengenai RPP satu lembar Kemdikbud untuk TK SD SMP SMA SMK tahun 2020. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.