Home Bahan Ajar Full Perubahan Fisika : Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

Full Perubahan Fisika : Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

24
0

Perubahan Fisika : Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

Rajasoal.com. Setiap materi akan mengalami perubahan, baik perubahan fisika maupun perubahan kimia.

Perubahan materi tersebut dipengaruhi oleh faktor yang berbeda-beda, baik secara fisika maupun kimiawi.

Pada kesempatan kali ini akan diulas mengenai perubahan fisika yang terjadi pada materi. Sebelum membahas mengenai pengertian perubahan fisika, ciri-ciri, dan contohnya, terlebih dahulu kita pahami mengenai sifat fisika.

Sifat fisika merupakan perubahan yang dialami oleh suatu materi atau benda tanpa disertai terbentuknya zat baru. Sifat fisika mudah diamati tanpa mengubah zat penyusun materi tersebut.

Sifat fisika antara lain wujud zat, bau, titik didih, titik lebur, massa jenis, kelarutan, dan kemagnetan.

Sifat fisika yang terlihat dan dapat diamati dari suatu materi adalah sebagai berikut.

  1. Wujud Zat : padat. cair, atau gas
  2. Kekerasan zat : keras atau lunak
  3. Warna zat : merah, hitam, kuning, dan berbagai warna lainnya
  4. Bau zat : wangi, busuk, anyir, dan sebagainya
  5. Bentuk zat : balok, bundar, kubus, tidak beraturan, dan sebagainya
  6. Tetapan fisika : massa jenis, titik lebur, titik beku, titik didih, dan sebagainya

Pengertian Perubahan Fisika

Secara umum, pengertian perubahan fisika adalah perubahan suatu materi yang tidak mengakibatkan terbentuknya zat baru.

Di dalam perubahan fisika, sifat partikel zat masih tetap dan memungkinkan untuk kembali pada bentuk semula. Perubahan fisika hanya berupa perubahan bentuk, ukuran, dan wujud.

Perubahan fisika juga bisa disebabkan karena pelarutan, pengeringan, magnet, dan aliran arus listrik.

Faktor Penyebab Perubahan Fisika

Berdasarkan faktor penyebabnya, perubahan fisika dapat diakibatkan oleh tiga faktor, yaitu : (1) perubahan wujud; (2) pencampuran benda; (3) benda dipotong atau dibelah.

Perubahan wujud zat mencakup semua perubahan, baik pada zat padat, cair, maupun gas, Perubahan wujud zat tersebut dapat berupa mencair (padat ke cair), membeku (cair ke padat), menguap (cair ke gas), mengembun (gas ke cair), dan menyublim (padat ke gas).

Semua bentuk perubahan wujud zat tersebut terjadi karena benda menerima atau melepaskan kalor.

Pencampuran benda termasuk dalam faktor penyebab perubahan fisika, selama benda-benda yang bercampur tersebut tidak saling bereaksi.

Misalnya, pencampuran gula dengan air dan pencampuran serbuk besi dengan serbuk belerang. Benda-benda yang bercampur terebut masih dapat dipisahkan satu dengan lainnya.

Memecah atau membelah benda juga termasuk faktor penyebab terjadinya perubahan fisika. Contohnya memecah bau atau memotong kertas. Kedua kegiatan terebut tidak membentuk zat baru, hanya terjadi berubahan ukuran dan bentuk.

Ciri-ciri Perubahan Fisika

Berdasarkan pengertian perubahan fisika dan faktor penyebabnya, maka ciri-ciri perubahan fisika dapat disimpulkan sebagai berikut.

1. Tidak menghasilkan zat baru

2. Hanya terjadi perubahan wujud, bentuk, dan ukuran.

3. Dapat kembali ke bentuk semua (bersifat reversibel)

4. Sifat partikel zat penyusun masih tetap

5. Hanya terjadi perubahan jarak antar partikel penyusun materi

6. Dapat disebabkan oleh perubahan wujud, pencampuran benda, atau pembelahan.

Contoh Perubahan Fisika

Beirkut ini beberapa contoh perubahan fisika dalam kehidupan sehari-hari.

1. Es yang mencair

2. Beras ditumbuk menjadi tepung

3. Besi dan baja dipanaskan

4. Gula yang larut dalam air

5. Kapur barus menyublim

6. Lilin yang meleleh

7. Kertas yang dipotong-potong

8. Kayu dijadikan bangku dan kursi

9. Benang dirajut menjadi kain

10. Campuran air dan pewarna gula untuk membuat agar-agar

11. Tanah liat dibuat menjadi genteng

12. Air menguap karena dipanaskan

13. Kertas di daur ulang menjadi souvenir

14. Plastisin diolah menjadi mainan anak-anak

15. Es krim mencair menjadi cairan

16. Plastik bekas menjadi hiasan dinding

17. Biji kopi digiling menjadi serbuk kopi

18. Air raksa yang menguap

19. Potongan besi dibuat pagar

20. Balon ditiup menjadi semakin besar

Baca : Pengukuran, Besaran Pokok, Besaran Turunan, dan Satuan

Demikian ulasan mengenai pengertian perubahan fisika, ciri-ciri, dan contohnya. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.