Home Info Guru Full Permendikbudristek Nomor 16 Tahun 2021 tentang Juknis BOS Kinerja dan BOS...

Full Permendikbudristek Nomor 16 Tahun 2021 tentang Juknis BOS Kinerja dan BOS Afirmasi 2021

40
0

Permendikbudristek Nomor 16 Tahun 2021 tentang Juknis BOS Kinerja dan BOS Afirmasi 2021

Rajasoal.com. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek)  telah menerbitkan Permendikbudristek Nomor 16 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Juknis Pengelolaan Dana BOS Kinerja dan Dana BOS Afirmasi Tahun Anggaran 2021.

Bahwa untuk memberikan penghargaan atas prestasi dan mutu sekolah, dan untuk membantu pembiayaan kegiatan operasional sekolah di daerah khusus yang belum tercukupi dari dana bantuan operasional sekolah reguler, perlu memberikan dana bantuan operasional sekolah kinerja dan dana bantuan operasional sekolah afirmasi.

Agar penyaluran dana bantuan operasional sekolah kinerja dan dana bantuan operasional sekolah afirmasi sebagaimana dimaksud sesuai dengan tujuan dan tepat sasaran, perlu pengaturan mengenai petunjuk teknis pengelolaan dana bantuan operasional sekolah kinerja dan bantuan operasional sekolah afirmasi.

Baca : Daftar Sekolah Penerima BOS Kinerja dan BOS Afirmasi Tahun 2021

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2020 tentang Bantuan Operasional Sekolah Afirmasi dan Bantuan Operasional Sekolah Kinerja sudah tidak sesuai dengan pelaksanaan kebijakan pendidikan, sehingga perlu diganti.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Kinerja dan Dana Bantuan Operasional Sekolah Afirmasi Tahun Anggaran 2021.

Dana bantuan operasional sekolah kinerja dan dana bantuan operasional sekolah afirmasi diberikan sebagai bentuk penghargaan atas prestasi dan mutu sekolah, dan untuk membantu pembiayaan  kegiatan operasional sekolah di daerah khusus yang belum tercukupi dari dana bantuan operasional sekolah reguler.

Dana BOS Kinerja adalah program Pemerintah Pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang dinilai berkinerja baik dalam menyelenggarakan layanan pendidikan yang ditetapkan oleh Kementerian.

Sedangkan dana BOS Afirmasi merupakan program pemerintah pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang berada di Daerah Khusus yang ditetapkan oleh Kementerian.

Prinsip Pengelolaan

Pengelolaan Dana BOS Kinerja dan Dana BOS Afirmasi dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip berikut.

1. Fleksibilitas, yaitu penggunaan dana dikelola sesuai dengan  kebutuhan sekolah.

2. Efektivitas, yaitu penggunaan dana diupayakan dapat  memberikan hasil, pengaruh, dan daya untuk mencapai tujuan pendidikan di sekolah.

3. Efisiensi, yaitu penggunaan dana diupayakan untuk meningkatkan kualitas belajar Peserta Didik dengan biaya seminimal mungkin dengan hasil yang optimal.

4. Akuntabilitas, yaitu penggunaan dana dapat dipertanggungjawabkan secara keseluruhan berdasarkan pertimbangan yang logis sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan.

5. Transparansi, yaitu penggunaan dana dikelola secara terbuka dan mengakomodir aspirasi pemangku kepentingan sesuai dengan kebutuhan sekolah.

Kriteria Sekolah Penerima

Sekolah yang telah ditetapkan sebagai penerima Dana BOS Afirmasi tidak dapat ditetapkan sebagai penerima Dana BOS Kinerja. Sebaliknya, Sekolah yang telah ditetapkan sebagai penerima Dana BOS Kinerja tidak dapat ditetapkan sebagai penerima Dana BOS Afirmasi.

Sekolah penerima Dana BOS Kinerja terdiri atas:

1. Sekolah Penggerak;

2. Sekolah yang memiliki prestasi; dan

3. Sekolah yang memiliki mutu baik yang memerlukan sarana sanitasi.

Sedangkan sekolah penerima Dana BOS Afirmasi harus memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut.

1. Berada di Daerah Khusus yang ditetapkan oleh Kementerian.

2. Memiliki proporsi Peserta Didik penerima Program Indonesia Pintar yang lebih banyak.

3. Menerima Dana BOS Reguler Tahun Anggaran 2021 yang lebih rendah.

4. Memiliki proporsi guru yang berstatus pegawai negeri sipil atau guru tetap yayasan yang lebih kecil.

Alokasi Dana

Alokasi dana untuk Sekolah Penggerak yang ditetapkan sebagai penerima Dana BOS Kinerja adalah sebagai berikut.

1. Rp 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah) untuk setiap SD.

2. Rp 175.000.000,00 (seratus tujuh puluh lima juta rupiah) untuk setiap SMP.

3. Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) untuk setiap SMA.

4. Rp 160.000.000,00 (seratus enam puluh juta rupiah) untuk setiap SDLB, SMPLB, SMALB, dan SLB.

Alokasi dana untuk sekolah yang ditetapkan sebagai penerima Dana BOS Afirmasi sebagai berikut.

1. Rp 40.000.000,00 (empat puluh juta rupiah) untuk SD dan SMP.

2. Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) untuk SMA dan SMK.

3. Rp 60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah) untuk SDLB, SMPLB, SMALB, dan SLB.

Penggunaan Dana BOS Kinerja dan Dana BOS Afirmasi untuk pengadaan barang dan/atau jasa dilaksanakan melalui mekanisme pengadaan barang dan/atau jasa di sekolah sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan mengenai pengadaan barang dan/atau jasa
oleh satuan pendidikan.

Penggunaan Dana BOS Kinerja dan Dana BOS Afirmasi tidak dapat digunakan untuk membiayai belanja yang sudah dibiayai secara penuh oleh sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan.

Permendikbudristek Nomor 16 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Juknis Dana Bantuan Operasional Sekolah Kinerja dan Dan Bantuan Operasional Sekolah Afirmasi Tahun Anggaran 2021 selengkapnya dapat di untuh pada tautan berikut ini.

 

Unduh

Demikian Permendikbudristek Nomor 16 Tahun 2021 tentang Juknis Pengelolaan Dana BOS Kinerja dan BOS Afirmasi Tahun Anggaran 2021. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.