Home Info Guru Full Perbedaan Penelitian Tindakan Kelas PTK dengan Non PTK

Full Perbedaan Penelitian Tindakan Kelas PTK dengan Non PTK

21
0

Perbedaan Penelitian Tindakan Kelas PTK dengan Non PTK

Rajasoal.com. Pendidikan di Indonesia masih banyak mengalami berbagai persoalan kompleks yang terkait dengan komponen di dalamnya.

Pemerintah tentu tidak bisa secara penuh dibebani untuk menyelesaikan persoalan pendidikan tersebut. Semua komponen yang terlibat dalam pendidikan harus memberikan kontribusi untuk mengatasi berbagai persoalan pendidikan, termasuk salah satunya guru.

Guru diharapkan mampu berperan aktif dalam mengatasi permasalahan pendidikan dan sekaligus mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia. Pembaharuan dan perubahan pendidikan dimulai dari guru sebagai ujung tombaknya.

Pengelolaan pembelajaran di kelas menjadi bagian penting dalam sebuah sistem pendidikan. Dengan demikian, kualitas guru dapat dilihat tidak sebatas pengeluasan metode mengajar dan penguasaan materi saja.

Guru juga harus mampu memahami kebutuhan belajar peserta didik dengan keunikan karakteristiknya. Selain itu, guru juga diharapkan senantiasa mampu meningkatkan mutu pembelajaran dengan memperbaiki setiap permasalahan pembelajaran.

Salah satu cara untuk memperbaiki kualitas pembelajaran adalah dengan melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

Pengertian Penelitian Tindakan Kelas

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan penelitian yang bersifat reflektif untuk memperbaiki atau meningkatkan praktik pembelajaran di kelas secara lebih profesional.

Berdasakan pengertian tersebut, maka tujuan Penelitian Tindakan Kelas adalah untuk memperbaiki atau meningkatkan mutu praktik praktik pembelajaran yang dilakukan guru.

Penelitian Tindakan Kelas juga bertujuan untuk mengidentifikasi, menemukan solusi, dan mengatasi permasalahan pembelajaran di kelas agar pembelajaran semakin berkualitas.

Ada beberapa keuntungan jika guru melakukan penelitian tindakan kelas, sebagai berikut.

1. PTK sangat kondusif untuk membuat guru menjadi peka terhadap dinamika pembelajaran di kelas. Guru menjadi reflektif dan kritis terhadap apa yang guru dan peserta didik lakukan selama pembelajaran.

2. PTK mampu meningkatkan kinerja guru sehingga menjadi guru profesional. Guru tidak hanya sebagai seorang praktisi saja yang sudah merasa puas terhadap apa yang dikerjakannya, tetapi juga bertindak sebagai peneliti di bidangnya.

3. PTK mampu memperbaiki proses pembelajaran melalui suatu kajian yang dalam terhadap apa yang terjadi di kelasnya. Tindakan yang dilakukan guru semata-mata berdasarkan pada masalah akurat dan faktual yang berkembang di kelasnya.

4. Pelaksanaan PTK tidak mengganggu tugas pokoknya, karena tidak perlu meninggalkan kelas. PTK adalah kegiatab penelitian yang terintegrasi dalam pembelajaran.

5. Guru menjadi lebih kreatif karena selalu dituntut untuk dapat melakukan upaya-upaya inovasi sebagai implementasi dan adaptasi berbagai teori dan metode pembelajaran.

6. PTK bertujuan untuk memperbaiki praktik pembelajaran, sehingga guru termotivasi untuk meningkatkan kualitas mengajar dan juga hasil belajar peserta didik.

Perbedaan Penelitian Tindakan Kelas PTK dengan Non PTK

Penelitian Tindakan Kelas memiliki karakteristik yang membedakannya dengan penelian lainnya. Dengan demikian, PTK harus memenuhi kriteria tertentu yang membedakannya dengan penelitian non PTK.

Berikut ini adalah perbedaan Penelitian Tindakan Kelas dengan non PTK.

Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

1. Dilakukan oleh guru

2. Kerepresentatifan sampel tidak menjadi persyaratan penting

3. Lebih mengutamakan validitas internal

4. Tidak menuntut analisis statistik yang rumit

5. Tidak selalu menggunakan hipotesis

6. Bertujuan untuk memperbaiki praktik pembelajaran secara langsung

7. Hasil penelitian merupakan peningkatan mutu pembelajaran

8. Berlangsung siklis (daur ulang)

9. Dilakukan secara kolaboratif dan kooperatif

Non Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

1. Dilakukan oleh orang luar (selain guru)

2. Sampel harus representatif

3. Mengutamakan validitas internal dan eksternal

4. Menuntut penggunaan analisis statistik yang rumit

5. Mempersyaratkan hipotesis

6. Tidak bertujuan memperbaiki praktik pembelajaran secara langsung

7. Hasil penelitian merupakan produk ilmu

8. Berlangsung linear (bergerak maju)

9. Tidak kolaboratif dan individual

Baca :

Demikian ulasan mengenai perbedaan antara PTK dengan non PTK. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.