Home Info Guru Full Penerimaan Calon Taruna Perguruan Tinggi Lingkungan Kemenhub 2021

Full Penerimaan Calon Taruna Perguruan Tinggi Lingkungan Kemenhub 2021

65
0

Penerimaan Calon Taruna Perguruan Tinggi Lingkungan Kemenhub 2021

Rajasoal.com. Kementerian Perhubungan telah menerbitkan Pengumuman Nomor PG – SJ 2 Tahun 2021 tentang Penerimaan Calon Taruna Taruni Pola Pembibitan Pada Perguruan Tinggi di Lingkungan Kementerian Perhubungan Tahun Akademik 2021/2022.

Penerimaan calon Taruna Taruni pada Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan tahun 2021 ini untuk menindaklanjuti Surat MenPANRB Nomor: B/380/M.SM.01.00/2021 tentang Persetujuan Prinsip Tambahan Kebutuhan CPNS dari Taruna/Taruni Perguruan Tinggi di Lingkungan Kementerian Perhubungan Tahun 2021.

Program Studi

1. Formasi yang disiapkan sejumlah 3.210 formasi, terdiri dari :

  • 2.4316 formasi program Studi Pola Pembibitan Kemenhub;
  • 30 formasi program studi pola pembibitan Kemenhub khusus
    Putra/Putri Papua/Papua Barat; dan
  • 744 formasi Program Studi Pola Pembibitan Pemda.

2. Program Studi untuk Pola Pembibitan Kemenhub Khusus Putra/Putri Papua/Papua Barat dilaksanakan oleh Politeknik Penerbangan Jayapura dan Pollteknik Pelayarna Sorong.

3. Program Studi untuk Pota Pemblbltan Pemerlntah Daerah hanya dilaksanakan oleh Politeknik Transportasi Darat Indonesia – STTD (PTDI-STTD Bekasi)

4. Calon Taruna/Taruni hanya berhak memilih 1 (satu) Program Studi yang tersedia.

5. Calon Taruna/Taruni khusus Pola Pemblbltan Pemda wajib berdomisili  sesual dengan wilayah formasl Program Studi Pemerintah Daerah yang dibuktikan dengan KTP atau Kartu Keluarga.

6. Calon Taruna/Taruni formasi Pola Pembibitan Kemenhub khusus putra/putri Papua/Papua Barat merupakan pelamar lulusan SlTA/sederajat keturunan Papua/Papua Barat yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Orang Asli Papua yang dikeluarkan oleh Kelurahan atau Distrik setempat dan mengetahui Ketua MRP/MRPB/Lembaga Masyarakat Adat Kota/Kabupaten setempat.

7. CalonTaruna/Taruni formasi Program Studi Pota Pemblbttan Pemda wajib memperhatikan dengan seksama formasi Program Studi yang tersedia  (Formasi Untuk Program Studi Pola Pembibitan Pemda) sebelum melakukan pendaftaran, sehingga tidak terjadi kesalahan pendaftaran. Kesalahan pendaftaran terhadap pilihan Program studi Pola pembibitan pemda ttdak dapat draaulir.

8′ Calon Taruna/Taruni formasi Pola Pemblbltan Kemenhub dapat memilih program Studi yang tersedia tanpa dibatasi domlslli asal.

Persyaratan

1. Warga Negara Indonesia.

2. Usia maksimal 23 tahun dan minimal 16 tahun pada 1 September 2021.

3. Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) Calon Taruna/Taruni Pola Pembibitan adalah sebagai berikut.

a. Untuk lulusan tahun 2020 dan sebelumnya, memiliki nilai rata-rata ujian yang tertulis pada ijazah tidak kurang dari 7,0 (skala penilaian 1-10) / 70,00 (skala penilaian 10-100) / 2,8 (skala penilaian 1-4), sedangkan untuk peserta formasi pola pembibitan kemenhub khusus putra/i Papua/Papua Barat nilai rata-rata ujian yang tertulis pada rjazah tidak kurang dari 6,5 (skala penilaian 1-10) / 65,00 (skala penilaian 10-100) / 2,6 (skala penilaian 1-4).

b. Untuk lulusan tahun 2021, memiliki nilai rata-rata rapor untuk komponensi Pengetahuan pada 5 semester (semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII) 70,00 (skala penilaian 10-100), sedangkan untuk peserta formasi pola pembibitan kemenhub khusus putra/i papua/papua barat nilai rata-rata rapor untuk komponen Pengetahuan pada 5 semester (semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII) 65,00 (skala penilaian 10-100), dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan dinyatakan lulus dengan menunjukkan Ijazah Sekolah Lanjutan Tingkat Atas Sederqiat.

c. Untuk lulusan tahun 2020 dan sebelumnya, jika nilai rata-rata ljazah menggunakarl skala penilaian 1-10 atau skala penilaian 1-4 diwajibkan untuk mengkonversi nilai tersebut menjadi skala penilaian 10-100 (panduan dapat diunduh pada halaman berikut https://sipencatar.dephub.go.id/panduan dengan melampirkan surat keterangan dari Sekolah Asal yang ditandatangani Kepala Sekolah.

d. Bagi lulusan luar negeri atau memiliki ijazah berbahasa asing melampirkan surat penyetaraan atau persamaan ijazah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

4. Tinggi badan minimal pria 160 cm dan wanita 155 cm, kecuali khusus untuk :

a. Program studi D-llI PPKP minimal 165 cm;

b. Program studi D-III Operasi Bandar Udara dan D-III Manajemen Transportasi Perkeretaapian Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun, pria minimal 165 cm, dan wanita minimal 160 cm.

5 Bagi pendaftar formasi Pola Pembibitan Kemenhub khusus Putra/Putri Papua/Papua Barat, mencantumkan Surat Keterangan Oraag Asli Papua yang dikeluarkan oleh Kelurahan atau Distrik setempat dan mengetahui Ketua MRP/MRPB/Lembaga Masyarakat Adat Kota/ Kabupaten setempat.

6. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS serta bebas narkoba; Calon Taruna tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agema/ adat (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/ adat).

7. Calon Taruni tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak berlubang tindik di telinga lebih dari 1 pasang (telinga kiri dan kanan), kecuali yang disebabkan oleh ketentuarr agarna/ ad,at (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/adat).

8. Ketajaman penglihatan normal dan tidak ada kelainan buta warna baik parsial maupun
total.

9. Tidak sedang menjalani dan terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan.

10. Belum pernah diberhentikan dengan tidak hormat dan/atau mengundurkan diri sebagai Taruna/Taruni di lingkungan Badan Pengembangan SDM Perhubungan.

11. Bersedia mentaati segala peraturan pada pelaksanaan Pola Pembibitan Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan.

12. Bersedia diberhentikan dengan tidak hormat jika melakukan tindakan kriminal antara lain mengkonsumsi dan atau memperjualbelikan narkoba, melakukan tindak kekerasan (perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, perundungan), dan melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual.

13. Dinyatakan gugur apabila terbukti melakukan pemalsuan identitas/dokumen; Melakukan pembayaran biaya pendaftaran sesuai perguruarl tinggi yang dituju (besaran biaya dapat dilihat di https://sipencatar.dephub.go.id.

14. Bersedia menandatangani Surat Pernyataan Calon Taruna/Taruni (bermaterai 10.000 Rupiah).

15. Khusus Program Studi D-III PPKP (Penyelamatan Pemadam Kebakaran Penerbangan) hanya menerima pendaftar pria.

16. Memiliki surat elektronik/ e-mail dan nomor telepon yang masih aktif dan valid untuk sarana penyampaian perkembangan informasi proses seleksi.

Tata Cara Pendaftaran

1. Calon Taruna/Taruni hanya boleh mendaftar di satu Sekolah Kedinasan pada Kementerian atau Lembaga dan apabila Calon Taruna/Taruni mendaftar lebih dari satu Sekolah Kedinasan maka yang bersangkutan dinyatakan gugur.

2. Calon Taruna/Taruni wajib melakukan pendaftaran online melalui portal https://dikdin,bkn.go.id. dan mengunggah dokumen yang dipersyaratkan dimulai tanggal 9 sampai dengan 30 April 2021.

3. Semua berkas di unggah (upload) ke dalam pendaftaran online dalerrr bentuk soft copy, terdiri atas:

a. Pas foto terbaru berwarna latar belakang merah, menghadap kedepan ukuran 4 x 6 cm (ukuran minimal 120 kb maksimal 200 kb dengan format jpg);

b. KTP bagi peserta yang berusia di atas 17 tahun atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP atau menggunakan Surat Keterangan Kependudukan/resi permintaan pembuatan KTP dengan format jpg ukuran maksimal 200 kb;

c. ljazah SMA/SMK/MA dan sederajat bagi calon peserta yang sudah dinyatakan lulus atau rapor SMA/SMK/MA dan sederajat bagi calon peserta yang belum dinyatakan lulus atau masih duduk di kelas 12 (dua belas) dan Surat penyetaraan / persamaan ijazah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bagi lulusan luar negeri atau memiliki ijazah berbahasa asing dengan format PDF ukuran maksimal 700 kb;

d. Tanda bukti pembayaran formulir pendaftaran sesuai dengan perguruan tinggi yang dipilih dengan menyertakan nama dan nomor seleksi/pendaftaran pada bukti pembayaran (ukuran maksimal 200 kB dengan format jpg);

e. Persyaratan lainnya diunggah dalam 1 (satu) berkas dengan format PDF ukuran maksimal 1000 kb yang terdiri atas :

1) Surat Keterangan belum pernah menikah yang ditandatangani oleh Lurah/ Kepala Desa sesuai domisili (asli) (bukan surat yang ditandatangani oleh pelamar, ketua RT, ketua RW atau orang tua);

2) Surat Pernyataan Sanggup Tidak Menikah selama mengikuti pendidikan (bermaterai 10.000 rupiah), dapat diunduh di https://si pencatar.dephub.go. id/template.

3) Surat Pernyataan Mutlak Menyetujui Hasil SIPENCATAR (bermaterai 10.000 rupiah), dapat diunduh di https://sipencatar.dephub.go.id/template.

4) Surat Pernyataan Calon Taruna/Taruni Bermaterai 10.000 rupiah, dapat diunduh di https://sipencatar.dephub.go.id/template den website masing-masing Unit Pelaksana Teknis.

5) Surat Keterangan Orang Asli Papuayang dikeluarkan oleh Kelurahan atau Distrik setempat dan mengetahui Ketua MRP/MRPB/[embaga Masyarakat Adat Kota/Kabupaten setempat dengan format PDF ukuran malsimal 500 kb (hanya untuk PendaJtar formasi Pola Pembibitan Kemenhub khusus Putra/Putri Papua/Papua Barat), dapat diunduh di https://sipencatar.dephub.go.id/template.

5. Batas akhir unggah (upload berkas pendaftaran tanggal 30 April 202 I pukul 23.59 WIB.

6. Panduan dan ketentuan pendaftararl seca-ra lengkap dapat diunduh (downloadl pada http://sipencatar.dephub. go.id.

Pola Pembiayaan

1. Selama mengikuti pendidikan, terdapat biaya penyelenggaraan pendidikan yang terdiri dari Biaya Akademik dan Biaya Non-Akademik.

2. Blaya Akademlk merupakan biaya SPP atau biaya Semester yang ditanggung oleh Pemerintah.

3. Biaya l{on Akademlk terdiri dari biaya penunjang akademik yang dibebankan kepada Calon Taruna/Taruni sesuai dengan ketentuan Perundangan yang berlaku pada masingmasing Perguruan Tinggr.

4. Komponen dan perkiraan besaran Blaya Non Akademik sesuai dengan ketentuan (untuk biaya Non-Akademik semester selanjutnya menyesuaikan tarif yang berlaku di masing – masing Perguruan Tinggi).

Tahapan, Jenis, dan Biaya Seleksi

1. Seleksi Penerimaan Calon Taruna dilaksanakan dalam 3 tahapan.

2. Setiap tahapan seleksi menggunakan sistem gugur.

3. Biaya seleksi dibebankan kepada Calon Taruna/Taruni.

4. Calon Taruna/Taruni diwajibkan memberikan alamat e-mail dan nomor telepon yang aktif dan valid untuk sarana penyampaian perkembangan informasi proses seleksi.

5. Tata cara pembayaran seleksi dikirimkan kepada Calon Taruna/Taruni melalui e-mail atau akun pendaftaran yang bersangkutan sesuai dengan tahapan seleksi.

6. Besaran biaya seleksi ditetapkan oleh masing-masing Perguruan Tinggr sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan.

Pengumuman tentang Penerimaan Calon Taruna Taruni Pola Pembibitan Pada Perguruan Tinggi di Lingkungan Kementerian Perhubungan Tahun Akademik 2021/2022 selengkapnya dapat dibaca dan diunduh pada tautan berikut ini.

 

Unduh

Baca :

Demikian pengumuman penerimaan calon taruna taruni Pola Pembibitan pada Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun 2021. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.