Home Info Guru Full Hasil Seleksi Tahap 1 Calon Kepala Sekolah Program Sekolah Penggerak

Full Hasil Seleksi Tahap 1 Calon Kepala Sekolah Program Sekolah Penggerak

187
0

Hasil Seleksi Tahap 1 Calon Kepala Sekolah Program Sekolah Penggerak

Rajasoal.com. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan edaran tentang Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 1 Calon Kepala Sekolah Program Sekolah Penggerak.

Surat Edaran tersebut bernomor 1476/B.B2/GT.03.15/2021 tertanggal 1 April 2021 perihal Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 1 Calon Kepala Sekolah Program Sekolah Penggerak.

Surat Edaran ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

Edaran tersebut untuk menindaklanjuti Kepala Sekolah calon pelaksana Program Sekolah Penggerak, maka Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan telah melakukan proses seleksi tahap !.

Proses seleksi tahap 1 tersebut terdiri dari pengisian biodata/CV, pengisian esai, dan Tes Bakat Skolastik (TBS). Selanjutnya, Kepala Sekolah yang telah lolos seleksi tahap 1 akan melanjutkan seleksi tahap 2. Seleksi tahap 2 ini nantinya meliputi tes simulasi mengajar dan wawancara.

Terkait dengan hal tersebut, maka sejumlah 5.019 kepala sekolah calon pelaksanaa program sekolah penggerak dari 111 Kabupaten/Kota dan 34 Provinis dinyatakan lolos ke seleksi tahap 2.

Pelaksanaan seleksi tahap 2 yang terdiri dari simulasi mengajar dan wawancara akan dilaksanakan pada rentang waktu tanggal 7 – 2- April 2021 secara daring (online).

Jadwal seleksi tahap 2 akan disampaikan melalu email dan aplikasi seleksi sekolah penggerak (SIMPKB). Selanjutnya, seluruh peserta seleksi tahap 2 akan diundang untuk mengikuti kegiatan webinar yang dilaksanakan pada tanggal 6 April 2021.

Undangan untuk mengikuti webinar tersebut juga akan diinformasikan melalui email dan aplikasi seleksi sekolah penggerak (SIMPKB).

Tata Cara Pelaksanaan Seleksi Tahap 2 Program Sekolah Penggerak

Simulasi Mengajar & Wawancara

A. Petunjuk umum pelaksanaan seleksi tahap 2

1. Pelaksanaan seleksi tahap 2 akan dilakukan secara daring (online). (Peserta disarankan menggunakan browser Chrome)

2. Peserta seleksi menyiapkan diri dengan baik untuk melakukan Simulasi Mengajar dan Wawancara.

3. Seleksi Simulasi Mengajar dan Wawancara akan dilaksanakan direntang waktu yang sama. Simulasi Mengajar akan dilaksanakan terlebih dahulu selama maksimal 30 menit lalu akan dilanjutkan dengan Wawancara selama maksimal 60 menit. Total pelaksanaan sesi seleksi tahap 2 adalah 1 jam 30 menit.

4. Akan ada 2 (dua) asesor yang akan memberikan nilai untuk seleksi Simulasi Mengajar dan Wawancara.

5. Peserta seleksi diharapkan hadir 5 menit sebelum waktu pelaksanaan seleksi.

6. Peserta menyiapkan hal-hal berikut untuk mengikuti seleksi tahap 2:

a. Ruangan yang kondusif, memiliki pencahayaan yang terang, dan tersedia akses listrik dan internet,

b. Alat dan bahan yang diperlukan untuk seleksi,

c. Jaringan internet yang baik dan cadangan sambungan internet,

d. Komputer/Laptop/perangkat elektronik dengan kamera video dan speaker/microphone yang berfungsi dengan baik,

e. Meletakkan komputer/laptop/perangkat elektronik yang mampu menampilkan gambar dan menangkap suara kandidat dengan baik.

7. Peserta diharapkan dapat melakukan latihan panggilan video menggunakan aplikasi Google Meet dengan orang lain untuk memeriksa kualitas suara dalam panggilan video, sebelum pelaksanaan seleksi.

8. Jadwal pelaksanaan seleksi akan diberikan melalui aplikasi seleksi (SIMPKB) paling lambat pada tanggal 6 April 2021. Ikutilah seleksi sesuai jadwal yang diberikan.

9. Jika peserta terputus ditengah pelaksanaan seleksi, silahkan mencoba untuk mengakses tautan Google Meet yang sama.

10. Jika mengalami kendala dalam mengikuti seleksi, peserta bisa menghubungi tim pemantau melalui tautan aplikasi Whatsapp/WA yang tersedia di aplikasi.

11. Di awal seleksi asesor akan melakukan konfirmasi identitas. Silahkan siapkan KTP dan menunjukkannya jika diminta.

B. Petunjuk khusus seleksi Simulasi Mengajar

1. Peserta diwajibkan memilih salah satu topik mengajar yang tersedia (sesuai mata pelajaran dan jenjang) melalui tautan berikut: http://bit.ly/SekolahPenggerak2021

2. Topik mengajar untuk kepala SLB dan kepala sekolah yang sedang atau pernah mengampu mata pelajaran bahasa daerah, TIK, dan Agama bisa menyesuaikan dengan kurikulum pada jenjang yang sedang atau pernah diampu.

3. Kepala sekolah yang sedang atau pernah mengajar sebagai guru mata pelajaran bahasa asing/bahasa daerah wajib menggunakan bahasa Indonesia dalam memberikan instruksi pembelajaran (80% bahasa Indonesia, 20% bahasa asing/daerah).

4. Siapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran/RPP untuk durasi 10 menit dan unggah melalui aplikasi seleksi (SIMPKB) sebelum jadwal pelaksanaan seleksi Simulasi Mengajar.

5. RPP yang diunggah mengacu pada panduan yang terdapat dalam Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 tahun 2019, RPP yang diunggah berisi tujuan pembelajaran, langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran, dan penilaian (assessment) pembelajaran.

6. Pembelajaran akan berlangsung secara singkat selama 10 menit, oleh karena itu peserta diharapkan berfokus pada tahap pembuka dan inti pembelajaran dalam mengikuti seleksi Simulasi Mengajar. Rencana penilaian pembelajaran wajib disiapkan oleh peserta seleksi meskipun tidak dilakukan/dilaksanakan dalam simulasi mengajar.

7. Lakukan Simulasi Mengajar selama 10 menit.

8. Lakukan Simulasi Mengajar seolah-olah pembelajaran dilakukan secara tatap muka, dengan menganggap terdapat murid-murid yang mengikuti proses pembelajaran di kelas tersebut.

9. Simulasi Mengajar dilaksanakan bukan sebagai metode pengajaran daring, sehingga kandidat tidak bisa melakukan share screen untuk memberikan materi pembelajaran.

10. Persiapan alat dan bahan yang diperlukan untuk Simulasi Mengajar (contoh: rencana pembelajaran, papan tulis kecil/kertas putih besar, alat peraga, spidol, dll)

11. Pada akhir sesi Simulasi Mengajar akan ada sesi tanya jawab dengan Asesor selama maksimal 6 menit. Peserta akan menjawab beberapa pertanyaan yang akan diajukan oleh tim Asesor.

12. Simulasi Mengajar akan dihentikan oleh Tim Seleksi/Asesor jika sudah melewati waktu pelaksanaan simulasi.

13. Letakkan komputer/laptop/perangkat elektronik yang dapat menampilkan sekitar 70% dari badan peserta. Berikut adalah beberapa contoh tampilan kandidat yang diharapkan dalam mengikuti seleksi simulasi mengajar secara daring:

Surat edaran tentang Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 1 Calon Kepala Sekolah Program Sekolah Penggerak selengkapnya dapat diunduh ada link berikut ini.

 

Unduh

Demikian pengumuman tentang Hasil Seleksi Tahap 1 Calon Kepala Sekolah Program Sekolah Penggerak. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.