Home Sejarah Agresi Militer Belanda 1, Penyebab Aksi Militer Belanda, Sejarah Dan Tujuan Aksi...

Agresi Militer Belanda 1, Penyebab Aksi Militer Belanda, Sejarah Dan Tujuan Aksi Militer Belanda

38
0

Agresi Militer Belanda 1, Penyebab Agresi Militer Belanda, Sejarah Dan Tujuan Agresi Militer Belanda – Sejarah menyimpan berbagai kejadian penting yang dekat kaitannya dengan penjajahan. salah satunya yakni agresi militer benda 1 dan aksi militer belanda 2. Agresi militer belanda yakni aktivitas operasi militer yang dilaksanakan oleh belanda pada Indonesia yang berfokus pada pulau sumatera dan jawa. aksi militer pertama belanda inidilaksanakan pada 21 Juli 1947 hingga dengan tanggal 5 Agustus 1947. Pada masa itu pimpinan belanda mengeluarkan ulimatum bahwa pemertintah indonesia harus menarik mundur pasukannya sejauh 10km dari tempat kekuasaan belanda. Namun para pimpinan negeri menolak keras ultimatum ini.

 Sejarah Dan Tujuan Agresi Militer Belanda Agresi Militer Belanda 1, Penyebab Agresi Militer Belanda, Sejarah Dan Tujuan Agresi Militer Belanda

Agresi Militer Belanda 1, Penyebab Agresi Militer, Sejarah, Tujuan Agresi Militer Belanda Dan Pengaruh Bagi Indonesia

Sejarah merupakan mata pelajaran yang menyenangkan lantaran membahasa wacana peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lalu. Agresi militer belanda merupakan kejadian infasi yang dilakukan oleh belanda pada indonesia dengan tujuan untuk menguasai indonesia kembali.

Pengertian Agresi Militer Belanda 1

Agresi militer yakni sebuah operasi militer yang dilakukan oleh suatu negara kepada negara lain. dalam kasus ini aksi militer belanda yakni operasi militer yang dilakukan leh belanda pada indonesia dan dilaksanakan sehabis indonesia merdeka.

Sejarah Agresi Militer Belanda 1

Sejarah aksi militer belanda 1 ini bermula ketika salah satu petinggi belanda yakni Letnan Jenderal Belanda, Dr. H.J. van Mook lewat pidatonya menyatakan bahwa aksi ini yakni bentuk dari polisionil dan merupakan urusan dalam negeri. sebenarnya belanda sudah tidak lagi terikat dengan perjanjian Linggar Jati. Pada masa itu terdapat 100.100 lebih tentara belanda yang siap berperang dengan memakai persenjataan yang canggih pada jamannya,senjata tersebut yakni senjata berat hadiah dari pasukan inggris dan australia.Setelah tanggal 20 juli van mook melancarkan serangan di beberapa ruas daerah, ibarat di jawa tengah, jawa timur. Karena serangan yang tiba tiba-tiba kesannya belanda berhasil masuk dan menerobos ke tempat yang sudah dikuasai oleh Republik Indonesia di pulau Sumatera dan Jawa.

Karena dianggap melangggar perjanjian internasional (Perjanjian Linggar Jati) kesannya secara resmi Indonesia tidak terima dan membawa kasus aksi militer belanda ini ke ranah PBB. Atas undangan Australia dan India, pada 31 Juli 1947 kesannya permasalahan aksi militer belanda ini dimasukkan kedalam jadwal dewan PBB. PBB kemudian mengeluarkan Resolusi No. 27 tanggal 1 Agustus 1947, yang berisi pernyataan bahwa segala konflik bersenjata harus dihentikan. Dewan Keamanan PBB de facto sudah mengakui akan keberadaan Republik Indonesia. Hal ini terbukti dalam semua resolusi PBB semenjak tahun 1947, Dewan Keamanan PBB secara resmi memakai nama INDONESIA, dan bukan merupakan Netherlands Indies.

Setelah mendapatkan banyak tekanan dari Dewan Keamanan PBB, Setelah tangga 15 Agustus 1947 Pemerintah Belanda mengeluarkan pernyataan bahwa akan mendapatkan resolusi dari Dewan Keamanan untuk menghentikan pertempuran melawan indonesia.

Pada 17 Agustus 1947 Pemerintah Belanda dan Pemerintah Republik Indonesia setuju mendapatkan Resolusi Dewan Keamanan PBB untuk melaksanakan gencatan senjata. pada 25 Agustus 1947 Dewan Keamanan PBB membentuk suatu komite yang akan menjadi penengah konflik antara Indonesia dan Belanda. Komite ini awalnya hanyalah sebagai Committee of Good Offices for Indonesia atau lebih dkenal dengan Komite Tiga Negara (KTN), lantaran beranggotakan tiga negara, yaitu Australia yang dipilih oleh Indonesia, Belgia yang dipilih oleh Belanda dan Amerika Serikat sebagai pihak yang netral. Australia diwakili oleh Richard C, Kirby, Amerika Serikat menunjuk Dr. Frank Graham dan Belgia diwakili oleh Paul van Zeelan.

Tujuan Agresi Militer Belanda 1

Tujuan utama aksi Belanda 1 yakni merebut tempat potensial perkebunan yang kaya akan sumberdaya alam di pulau sumatera dan jawa.

Pengaruh Agresi Militer Belanda 1

Peristiwa Agres militer ini sangat besar lengan berkuasa terhadap Indonesia dari segi kemerdekaan lantaran Agresi Militer Belanda menghambat kemerdekaan Republik Indonesia. Disamping itu Indonesia juga mengalami kerugian yang disebabkan oleh perjanjian Linggarjati dan Jatuhnya korban jiwa lantaran pertempuran..

Itulah materi Sejarah Tentang Agresi Militer Belanda 1 yang sanggup kita pelajari sebagai materi materi dan pengetahuan. Terimakasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.